Panduan Penulisan

GOLMAN: Jurnal Manajemen dan Bisnis (Golan Journal of Management and Business) menerima naskah ilmiah yang sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal serta memenuhi standar akademik, metodologis, dan etika publikasi.

Penulis wajib memastikan bahwa naskah yang dikirimkan merupakan karya asli, belum pernah diterbitkan dalam bentuk artikel yang sama atau secara substansial sama, dan tidak sedang diproses pada jurnal lain.

1. Bahasa Naskah

GOLMAN menerima artikel dalam:

  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris

Naskah harus menggunakan bahasa akademik yang jelas, sistematis, konsisten, dan mudah dipahami.

Untuk naskah berbahasa Indonesia, istilah asing dapat ditulis sesuai kaidah penulisan ilmiah.

2. Panjang Naskah

Panjang naskah yang disarankan adalah:

6–12 halaman

Jumlah halaman dihitung berdasarkan format template resmi jurnal.

Apabila terdapat perbedaan antara panduan ini dengan template jurnal, maka format pada template resmi GOLMAN menjadi acuan utama.

3. Format Dokumen

Format dasar naskah:

  • Ukuran kertas: A4
  • Margin atas: 3 cm
  • Margin kiri: 3 cm
  • Margin kanan: 2 cm
  • Margin bawah: 2 cm
  • Font utama: Times New Roman
  • Ukuran font: 10 pt
  • Spasi: 1,0
  • Format file: mengikuti format yang diterima pada sistem OJS dan template jurnal.

Penulis dianjurkan menggunakan template resmi GOLMAN agar format artikel konsisten.

4. Judul Artikel

Judul harus:

  • jelas;
  • spesifik;
  • informatif;
  • menggambarkan substansi penelitian;
  • dan tidak terlalu panjang.

Panjang judul disarankan:

Maksimal 14 kata

Hindari singkatan yang tidak umum pada judul.

Judul tidak perlu menggunakan kalimat seperti:

  • “Analisis tentang...”
  • “Studi mengenai...”
  • atau frasa yang terlalu umum,

apabila substansi penelitian dapat disampaikan secara lebih langsung.

5. Identitas Penulis

Identitas penulis harus dimasukkan lengkap pada metadata OJS, meliputi:

  • nama lengkap;
  • afiliasi;
  • negara;
  • alamat email;
  • dan ORCID apabila tersedia.

Nama penulis tidak boleh mencantumkan gelar akademik pada metadata artikel kecuali sistem atau template menentukan lain.

Penulis korespondensi harus dapat dihubungi selama proses editorial.

6. Double-Blind Peer Review

GOLMAN menggunakan double-blind peer review.

Karena itu, file naskah untuk proses review harus dibuat anonim.

Penulis harus menghapus informasi yang dapat mengungkap identitas, antara lain:

  • nama penulis;
  • afiliasi;
  • email;
  • ucapan terima kasih yang menyebut identitas;
  • identitas institusi apabila tidak diperlukan pada tahap review;
  • atau informasi lain yang dapat secara langsung menunjukkan penulis.

Identitas penulis tetap dimasukkan pada metadata OJS.

7. Abstrak

Artikel harus memiliki abstrak dalam:

  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris

Panjang abstrak:

100–250 kata

Abstrak sebaiknya mencakup secara ringkas:

  • latar belakang atau permasalahan;
  • tujuan penelitian;
  • metode;
  • hasil utama;
  • dan kesimpulan atau implikasi.

Abstrak tidak dianjurkan memuat:

  • tabel;
  • gambar;
  • persamaan yang kompleks;
  • atau sitasi referensi.

8. Kata Kunci

Setiap artikel harus memiliki:

3–5 kata kunci

Kata kunci harus menggambarkan konsep utama penelitian dan relevan dengan bidang manajemen dan bisnis.

Contoh:

Kata Kunci: Digital Marketing, Kepuasan Pelanggan, Loyalitas Pelanggan, UMKM

Untuk versi Bahasa Inggris:

Keywords: Digital Marketing, Customer Satisfaction, Customer Loyalty, MSMEs

9. Struktur Artikel

Secara umum, artikel penelitian empiris menggunakan struktur:

  1. Judul
  2. Identitas penulis
  3. Abstrak
  4. Kata kunci
  5. Pendahuluan
  6. Metode Penelitian
  7. Hasil dan Pembahasan
  8. Kesimpulan
  9. Ucapan Terima Kasih jika diperlukan
  10. Pernyataan Konflik Kepentingan apabila diperlukan
  11. Pernyataan Pendanaan apabila diperlukan
  12. Pernyataan Ketersediaan Data apabila relevan
  13. Daftar Pustaka

Struktur dapat disesuaikan dengan jenis penelitian selama tetap logis dan sistematis.

10. Pendahuluan

Pendahuluan harus menjelaskan:

  • latar belakang masalah;
  • fenomena atau konteks penelitian;
  • kesenjangan penelitian;
  • kajian penelitian terdahulu yang relevan;
  • kebaruan atau kontribusi penelitian;
  • dan tujuan penelitian.

Jika artikel menggunakan hipotesis, pengembangannya harus memiliki dasar teori dan penelitian terdahulu.

Pendahuluan tidak sebaiknya hanya berisi definisi konsep secara panjang tanpa menunjukkan research gap.

11. Kajian Literatur dan Pengembangan Hipotesis

Apabila diperlukan, artikel dapat memiliki bagian khusus mengenai:

  • landasan teori;
  • kajian literatur;
  • hubungan antarvariabel;
  • model konseptual;
  • atau pengembangan hipotesis.

Setiap hipotesis harus dibangun berdasarkan argumentasi teoritis dan bukti empiris yang relevan.

Untuk penelitian yang tidak menggunakan hipotesis, bagian ini dapat disesuaikan dengan pendekatan penelitian.

12. Metode Penelitian

Bagian metode harus menjelaskan secara cukup agar penelitian dapat dipahami dan dievaluasi.

Informasi dapat meliputi:

  • desain penelitian;
  • pendekatan;
  • populasi dan sampel;
  • teknik sampling;
  • objek penelitian;
  • lokasi penelitian;
  • periode penelitian;
  • sumber data;
  • teknik pengumpulan data;
  • instrumen;
  • definisi operasional;
  • teknik analisis;
  • perangkat lunak;
  • serta prosedur validasi apabila relevan.

13. Penelitian Kuantitatif

Untuk penelitian kuantitatif, penulis sebaiknya menjelaskan:

  • populasi;
  • jumlah sampel;
  • teknik sampling;
  • karakteristik responden;
  • definisi variabel;
  • indikator;
  • skala pengukuran;
  • sumber instrumen;
  • uji validitas;
  • uji reliabilitas;
  • dan teknik analisis statistik.

Apabila menggunakan regresi, SEM, PLS-SEM, CFA, atau metode statistik lainnya, penulis harus menjelaskan prosedur yang digunakan secara memadai.

14. Penelitian Kualitatif

Untuk penelitian kualitatif, penulis sebaiknya menjelaskan:

  • pendekatan penelitian;
  • kriteria informan;
  • proses pemilihan informan;
  • teknik wawancara atau observasi;
  • proses pengumpulan data;
  • teknik analisis;
  • validasi atau kredibilitas data;
  • dan proses interpretasi.

Kutipan informan harus digunakan secara proporsional dan tetap menjaga kerahasiaan apabila diperlukan.

15. Mixed Methods

Artikel mixed methods harus menjelaskan:

  • desain campuran yang digunakan;
  • urutan pengumpulan data;
  • hubungan data kuantitatif dan kualitatif;
  • proses integrasi;
  • dan alasan penggunaan pendekatan campuran.

Penggabungan dua jenis data harus memberikan nilai analitis yang jelas.

16. Studi Kasus

Penelitian studi kasus harus menjelaskan:

  • alasan pemilihan kasus;
  • batas kasus;
  • unit analisis;
  • sumber data;
  • proses pengumpulan data;
  • dan cara melakukan triangulasi apabila relevan.

Studi terhadap satu perusahaan atau organisasi tetap dapat dipertimbangkan apabila memiliki kontribusi akademik yang jelas.

17. Penelitian UMKM

Untuk penelitian yang melibatkan UMKM, penulis sebaiknya menjelaskan:

  • karakteristik usaha;
  • sektor usaha;
  • wilayah penelitian;
  • kriteria responden atau unit usaha;
  • metode pengumpulan data;
  • dan konteks bisnis yang relevan.

Apabila menggunakan informasi sensitif seperti omzet, keuntungan, biaya, atau data pelanggan, privasi harus dijaga.

18. Penelitian Keuangan

Untuk penelitian keuangan, penulis harus menjelaskan secara jelas:

  • sumber data;
  • periode observasi;
  • kriteria pemilihan perusahaan;
  • definisi variabel;
  • formula;
  • metode analisis;
  • dan sumber laporan keuangan atau data pasar.

Data harus dapat diverifikasi.

19. Data Sekunder

Jika penelitian menggunakan data sekunder, penulis harus menyebutkan:

  • sumber data;
  • periode;
  • cara memperoleh data;
  • kriteria inklusi;
  • dan keterbatasan data apabila relevan.

Sumber dapat berupa:

  • laporan tahunan;
  • laporan keuangan;
  • data pemerintah;
  • publikasi institusi;
  • database;
  • atau sumber resmi lainnya.

20. Systematic Literature Review

Untuk artikel Systematic Literature Review, penulis harus menjelaskan secara transparan:

  • tujuan review;
  • database yang digunakan;
  • kata kunci;
  • rentang tahun;
  • kriteria inklusi;
  • kriteria eksklusi;
  • proses seleksi;
  • dan teknik sintesis.

Jika menggunakan PRISMA atau kerangka lain, penerapannya harus dijelaskan secara konsisten.

21. Bibliometric Analysis

Artikel bibliometrik harus menjelaskan:

  • database sumber;
  • tanggal atau periode pengambilan data;
  • kata kunci;
  • strategi pencarian;
  • kriteria penyaringan;
  • jumlah dokumen;
  • perangkat lunak analisis;
  • dan metode pemetaan.

Penulis harus berhati-hati dalam menarik kesimpulan hanya berdasarkan jumlah sitasi atau publikasi.

22. Hasil Penelitian

Bagian hasil harus menyajikan temuan secara:

  • jelas;
  • sistematis;
  • objektif;
  • dan konsisten dengan metode.

Hindari mengulang seluruh angka tabel dalam teks.

Tabel dan gambar harus digunakan untuk memperjelas hasil, bukan sekadar memperbanyak tampilan.

23. Pembahasan

Pembahasan harus:

  • menjelaskan makna temuan;
  • menghubungkan hasil dengan teori;
  • membandingkan dengan penelitian terdahulu;
  • menjelaskan persamaan atau perbedaan hasil;
  • membahas implikasi;
  • serta menjelaskan kontribusi penelitian.

Pembahasan tidak cukup hanya mengulang hasil statistik.

24. Implikasi Manajerial

Apabila relevan, artikel dapat menjelaskan implikasi bagi:

  • manajer;
  • perusahaan;
  • UMKM;
  • wirausahawan;
  • organisasi;
  • pemerintah;
  • atau pemangku kepentingan lainnya.

Implikasi harus berasal dari hasil penelitian dan tidak berupa klaim yang berlebihan.

25. Kesimpulan

Kesimpulan harus menjawab tujuan atau pertanyaan penelitian.

Kesimpulan sebaiknya memuat:

  • temuan utama;
  • kontribusi;
  • implikasi;
  • keterbatasan;
  • dan rekomendasi penelitian selanjutnya apabila relevan.

Kesimpulan tidak boleh memperkenalkan data baru yang tidak dibahas sebelumnya.

26. Tabel

Setiap tabel harus:

  • memiliki nomor;
  • memiliki judul;
  • dirujuk dalam teks;
  • mudah dibaca;
  • dan mencantumkan sumber apabila bukan hasil penelitian sendiri.

Data tabel harus konsisten dengan pembahasan.

Hindari tabel yang terlalu besar atau memuat informasi yang tidak relevan.

27. Gambar dan Grafik

Gambar, grafik, diagram, atau model konseptual harus:

  • memiliki kualitas yang jelas;
  • diberikan nomor;
  • memiliki keterangan;
  • dirujuk dalam teks;
  • dan mencantumkan sumber apabila berasal dari pihak lain.

Penulis bertanggung jawab terhadap izin penggunaan materi pihak ketiga apabila diperlukan.

28. Persamaan dan Formula

Persamaan atau formula harus ditulis secara jelas dan konsisten.

Variabel dan simbol harus dijelaskan.

Jika formula berasal dari sumber tertentu, penulis harus mencantumkan referensi yang sesuai.

29. Sitasi dan Daftar Pustaka

GOLMAN menggunakan:

APA Style, 7th Edition

Sitasi dalam teks harus konsisten dengan daftar pustaka.

Setiap sumber yang dikutip dalam artikel harus tercantum pada daftar pustaka, dan setiap referensi dalam daftar pustaka harus benar-benar digunakan dalam artikel.

30. Kualitas Referensi

Penulis dianjurkan menggunakan referensi:

  • relevan;
  • mutakhir;
  • dapat diverifikasi;
  • dan berasal dari sumber akademik yang kredibel.

Artikel jurnal ilmiah terkini sebaiknya menjadi bagian penting dari referensi.

Penggunaan sumber web non-akademik sebaiknya dibatasi pada informasi yang memang memerlukan sumber tersebut.

31. DOI Referensi

Apabila sebuah referensi memiliki DOI resmi, penulis dianjurkan mencantumkannya secara benar.

Penulis harus memastikan DOI:

  • benar-benar ada;
  • sesuai dengan artikel;
  • dan tidak dibuat atau ditebak.

32. Manajemen Referensi

Penulis dianjurkan menggunakan aplikasi manajemen referensi seperti:

  • Mendeley;
  • Zotero;
  • EndNote;
  • atau aplikasi serupa.

Penggunaan aplikasi tidak menghilangkan kewajiban penulis untuk memeriksa kebenaran setiap referensi.

33. Pemeriksaan Similarity

Setiap naskah dapat diperiksa menggunakan perangkat pemeriksa kesamaan.

GOLMAN menggunakan:

Similarity tidak lebih dari 25% sebagai indikator pemeriksaan awal.

Persentase tersebut bukan satu-satunya dasar untuk menentukan plagiarisme.

Editor tetap mempertimbangkan:

  • sumber kesamaan;
  • bagian yang memiliki kesamaan;
  • pola kutipan;
  • atribusi;
  • dan konteks kemiripan.

34. Etika Penelitian

Penulis harus memastikan bahwa penelitian terhadap manusia, organisasi, perusahaan, karyawan, pelanggan, atau responden lainnya dilakukan secara etis.

Apabila relevan, penulis harus memperhatikan:

  • persetujuan partisipan;
  • kerahasiaan;
  • privasi;
  • izin organisasi;
  • dan potensi konflik kepentingan.

35. Konflik Kepentingan

Penulis harus mengungkapkan konflik kepentingan apabila ada.

Contoh pernyataan jika tidak terdapat konflik:

Konflik Kepentingan: Penulis menyatakan tidak terdapat konflik kepentingan terkait penelitian dan publikasi artikel ini.

36. Pendanaan

Jika penelitian memperoleh pendanaan, sumber pendanaan harus disebutkan.

Contoh:

Pendanaan: Penelitian ini didukung oleh [nama lembaga], melalui [nama/nomor hibah jika tersedia].

Jika tidak ada pendanaan khusus:

Pendanaan: Penelitian ini tidak menerima pendanaan khusus dari lembaga pendanaan publik, komersial, maupun nirlaba.

37. Ketersediaan Data

Untuk penelitian empiris, penulis dianjurkan memberikan pernyataan ketersediaan data.

Contoh:

Ketersediaan Data: Data yang mendukung temuan penelitian ini tersedia dari penulis korespondensi berdasarkan permintaan yang wajar.

Apabila data tidak dapat dibagikan karena alasan privasi atau kerahasiaan, alasan tersebut dapat dijelaskan.

38. Penggunaan Kecerdasan Buatan

AI dapat digunakan sebagai alat bantu secara bertanggung jawab.

AI:

  • tidak dapat menjadi penulis;
  • tidak menggantikan tanggung jawab akademik manusia;
  • tidak boleh digunakan untuk membuat data palsu;
  • tidak boleh digunakan untuk membuat referensi fiktif;
  • dan tidak boleh digunakan untuk menyamarkan plagiarisme.

Penggunaan AI secara substansial harus diungkapkan apabila relevan.

Contoh:

Pernyataan Penggunaan AI: Penulis menggunakan [nama alat] untuk membantu [fungsi]. Seluruh keluaran telah diperiksa dan diverifikasi oleh penulis.

39. Referensi yang Dihasilkan AI

Penulis tidak boleh menggunakan referensi yang dihasilkan AI tanpa verifikasi.

Setiap referensi harus diperiksa terhadap sumber asli.

Referensi fiktif, DOI palsu, nama jurnal palsu, atau artikel yang tidak dapat ditemukan merupakan pelanggaran terhadap integritas akademik.

40. Penyampaian Naskah

Naskah harus dikirim melalui sistem Open Journal Systems (OJS) GOLMAN.

Penulis bertanggung jawab memastikan metadata submission diisi secara lengkap, termasuk:

  • judul;
  • abstrak;
  • kata kunci;
  • nama seluruh penulis;
  • afiliasi;
  • email;
  • referensi;
  • dan metadata lain yang diminta.

41. Proses Setelah Submission

Secara umum, naskah akan melalui:

Submission → Initial Editorial Check → Similarity Check → Double-Blind Peer Review → Revision → Editorial Decision → Copyediting → Production → Publication

Pengiriman artikel tidak menjamin bahwa artikel akan diterima.

42. Revisi Naskah

Apabila penulis menerima permintaan revisi, penulis harus:

  • menjawab komentar reviewer secara sistematis;
  • menjelaskan perubahan yang dilakukan;
  • memberikan alasan apabila suatu saran tidak diterapkan;
  • dan mengunggah versi revisi sesuai petunjuk editor.

Tanggapan kepada reviewer harus menggunakan bahasa profesional.

43. Keputusan Editorial

Keputusan dapat berupa:

  • Accept Submission
  • Revisions Required
  • Resubmit for Review
  • Resubmit Elsewhere
  • Decline Submission

Keputusan akhir berada pada Editor in Chief atau editor yang diberi kewenangan, dengan mempertimbangkan laporan reviewer dan kualitas naskah.

44. Kepatuhan terhadap Template

Sebelum submission, penulis harus memastikan bahwa:

  • struktur artikel benar;
  • gaya sitasi konsisten;
  • tabel dan gambar rapi;
  • metadata lengkap;
  • naskah anonim untuk review;
  • dan format mengikuti template GOLMAN.

Naskah yang tidak mengikuti panduan dapat dikembalikan untuk diperbaiki sebelum dikirim kepada reviewer.