Panduan Penulisan

GOLJIKOM: Jurnal Ilmu Komunikasi merupakan jurnal ilmiah peer-reviewed dan open access yang diterbitkan oleh PT Golan Digital Kreatif melalui Golan Publisher.

Penulis yang akan mengirimkan naskah ke GOLJIKOM wajib mengikuti panduan penulisan dan menggunakan template artikel resmi yang disediakan oleh jurnal.

Naskah harus merupakan karya ilmiah orisinal, belum pernah dipublikasikan, dan tidak sedang dalam proses evaluasi pada jurnal atau penerbit lain.

1. Bahasa Naskah

Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris dengan menggunakan bahasa ilmiah yang baik, jelas, sistematis, dan sesuai dengan kaidah akademik.

Penulis bertanggung jawab terhadap kualitas bahasa, tata bahasa, ejaan, dan keterbacaan naskah.

2. Judul Artikel

Judul harus:

  • singkat, jelas, informatif, dan mencerminkan substansi penelitian;
  • menggambarkan objek, isu, fenomena, atau kontribusi utama penelitian;
  • maksimal 14 kata;
  • menggunakan Bahasa Indonesia untuk naskah berbahasa Indonesia atau Bahasa Inggris untuk naskah berbahasa Inggris; dan
  • menghindari penggunaan singkatan yang tidak umum.

3. Nama Penulis dan Afiliasi

Informasi penulis meliputi:

  • nama lengkap tanpa gelar akademik;
  • program studi/departemen atau unit akademik;
  • institusi atau perguruan tinggi;
  • negara;
  • alamat email aktif;
  • identitas penulis korespondensi (corresponding author); dan
  • ORCID apabila tersedia.

Seluruh nama yang dicantumkan sebagai penulis harus memiliki kontribusi akademik yang nyata terhadap penelitian dan penulisan artikel.

Karena GOLJIKOM menerapkan double-blind peer review, file naskah yang dikirim untuk proses review harus dipastikan tidak memuat informasi yang dapat mengungkapkan identitas penulis apabila proses editorial mensyaratkan file anonim.

Identitas penulis tetap harus diisi secara lengkap pada metadata submission OJS.

4. Abstrak

Abstrak ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Ketentuan abstrak:

  • panjang 100–250 kata;
  • ditulis dalam satu paragraf;
  • memuat latar belakang atau tujuan penelitian;
  • menjelaskan metode atau pendekatan penelitian;
  • menyampaikan hasil atau temuan utama;
  • memuat kesimpulan utama; dan
  • tidak menggunakan sitasi kecuali benar-benar diperlukan.

Setiap abstrak diikuti dengan 3–5 kata kunci yang merepresentasikan konsep utama penelitian.

5. Pendahuluan

Pendahuluan harus menjelaskan konteks ilmiah dan permasalahan penelitian.

Bagian ini sekurang-kurangnya memuat:

  • latar belakang masalah;
  • fenomena komunikasi yang diteliti;
  • tinjauan singkat penelitian terdahulu;
  • kesenjangan penelitian (research gap);
  • teori atau konsep utama yang relevan;
  • kebaruan atau kontribusi penelitian apabila relevan;
  • rumusan masalah atau pertanyaan penelitian; dan
  • tujuan penelitian.

Pendahuluan harus didukung oleh referensi ilmiah yang relevan dan mutakhir.

6. Tinjauan Pustaka atau Kerangka Teoretis

Apabila diperlukan, artikel dapat memiliki bagian khusus Tinjauan Pustaka atau Kerangka Teoretis.

Bagian ini digunakan untuk menjelaskan:

  • teori komunikasi yang digunakan;
  • konsep utama penelitian;
  • penelitian terdahulu yang relevan;
  • hubungan antarvariabel atau konsep;
  • kerangka pemikiran; atau
  • proposisi dan hipotesis apabila penelitian bersifat kuantitatif.

Tinjauan pustaka tidak hanya berupa rangkuman teori, tetapi harus menunjukkan posisi penelitian terhadap kajian sebelumnya.

7. Metode Penelitian

Bagian metode harus menjelaskan secara jelas bagaimana penelitian dilakukan.

GOLJIKOM menerima berbagai pendekatan penelitian, antara lain:

  • penelitian kuantitatif;
  • penelitian kualitatif;
  • mixed methods;
  • survei;
  • eksperimen;
  • studi kasus;
  • analisis isi;
  • analisis wacana;
  • semiotika;
  • fenomenologi;
  • etnografi;
  • netnografi;
  • studi media;
  • analisis komunikasi digital;
  • atau metode lain yang relevan.

Bagian metode dapat memuat:

  • jenis dan pendekatan penelitian;
  • objek dan subjek penelitian;
  • populasi dan sampel;
  • teknik sampling;
  • informan penelitian;
  • lokasi dan waktu penelitian;
  • teknik pengumpulan data;
  • instrumen penelitian;
  • teknik validasi data;
  • metode analisis data;
  • perangkat lunak analisis apabila digunakan; dan
  • pertimbangan etika penelitian.

Untuk penelitian yang melibatkan manusia, wawancara, survei, atau data pribadi, penulis harus memperhatikan aspek persetujuan, privasi, kerahasiaan, dan etika penelitian.

8. Hasil Penelitian

Bagian hasil menyajikan temuan utama secara jelas dan sistematis.

Hasil dapat disajikan dalam bentuk:

  • narasi;
  • tabel;
  • grafik;
  • gambar;
  • diagram;
  • kutipan wawancara;
  • hasil coding;
  • hasil analisis statistik; atau
  • bentuk visualisasi lain yang relevan.

Penulis harus menghindari pengulangan informasi yang sama secara berlebihan dalam teks, tabel, dan gambar.

9. Pembahasan

Pembahasan harus memberikan interpretasi terhadap hasil penelitian.

Bagian ini sebaiknya:

  • menjelaskan makna temuan;
  • menghubungkan hasil dengan teori komunikasi yang digunakan;
  • membandingkan temuan dengan penelitian sebelumnya;
  • menjelaskan persamaan atau perbedaan hasil;
  • menunjukkan implikasi teoritis maupun praktis;
  • menjelaskan kontribusi ilmiah penelitian; dan
  • membahas keterbatasan penelitian apabila relevan.

Pembahasan tidak cukup hanya mengulang hasil penelitian.

10. Kesimpulan

Kesimpulan harus:

  • menjawab tujuan atau pertanyaan penelitian;
  • merangkum temuan utama;
  • menjelaskan kontribusi penelitian;
  • tidak sekadar mengulang hasil dan pembahasan; dan
  • dapat memuat implikasi atau rekomendasi untuk penelitian selanjutnya.

Kesimpulan ditulis secara ringkas dan berbasis pada hasil penelitian.

11. Ucapan Terima Kasih

Bagian ucapan terima kasih dapat digunakan untuk menyebutkan pihak yang memberikan dukungan terhadap penelitian tetapi tidak memenuhi kriteria sebagai penulis.

Sumber pendanaan penelitian juga dapat dicantumkan pada bagian ini apabila relevan.

12. Konflik Kepentingan

Penulis harus mengungkapkan apabila terdapat konflik kepentingan yang berkaitan dengan penelitian atau publikasi artikel.

Apabila tidak terdapat konflik kepentingan, penulis dapat menggunakan pernyataan:

Penulis menyatakan tidak terdapat konflik kepentingan terkait penelitian dan publikasi artikel ini.

13. Pernyataan Ketersediaan Data

Apabila penelitian menggunakan atau menghasilkan data yang relevan untuk dibagikan, penulis dianjurkan mencantumkan Pernyataan Ketersediaan Data.

Contoh:

Data yang mendukung temuan penelitian ini tersedia dari penulis korespondensi berdasarkan permintaan yang wajar.

Apabila data tidak dapat dibagikan karena alasan privasi, kerahasiaan, atau etika, alasan tersebut harus dijelaskan secara singkat.

14. Daftar Pustaka

GOLJIKOM menggunakan APA Style 7th Edition.

Daftar pustaka harus:

  • memuat hanya sumber yang benar-benar dikutip dalam artikel;
  • disusun secara alfabetis berdasarkan nama belakang penulis pertama;
  • menggunakan format sitasi secara konsisten;
  • mengutamakan sumber primer seperti artikel jurnal, prosiding, buku akademik, dan sumber ilmiah relevan;
  • mengutamakan referensi mutakhir apabila tersedia; dan
  • mencantumkan DOI atau URL apabila relevan dan tersedia.

Penulis dianjurkan menggunakan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley, Zotero, EndNote, atau aplikasi sejenis.

15. Format Naskah

Ketentuan umum:

  • ukuran kertas: A4;
  • margin atas dan kiri: 3 cm;
  • margin kanan dan bawah: 2 cm;
  • jenis huruf: Times New Roman;
  • ukuran huruf utama: 10 pt;
  • spasi: 1,0;
  • panjang naskah: 6–12 halaman, termasuk tabel, gambar, dan daftar pustaka; dan
  • format naskah harus mengikuti template resmi GOLJIKOM.

Apabila terdapat perbedaan antara panduan umum ini dan format teknis pada template, maka template resmi GOLJIKOM menjadi acuan utama.

16. Tabel, Gambar, dan Materi Media

Tabel, gambar, diagram, foto, tangkapan layar, atau materi media lainnya harus:

  • memiliki kualitas yang baik;
  • diberi nomor secara berurutan;
  • memiliki judul atau keterangan yang jelas;
  • dirujuk dalam teks; dan
  • mencantumkan sumber apabila berasal atau diadaptasi dari karya pihak lain.

Penggunaan foto, tangkapan layar, konten media sosial, atau materi komunikasi lainnya harus memperhatikan hak cipta, privasi, dan etika penelitian.

17. Orisinalitas dan Similarity

Naskah harus bebas dari plagiarisme dan pelanggaran integritas akademik.

GOLJIKOM menetapkan tingkat kesamaan naskah sebagai indikator pemeriksaan awal dengan batas tidak lebih dari 25%.

Namun, persentase similarity bukan satu-satunya dasar penentuan plagiarisme. Editor tetap mempertimbangkan sumber, konteks, pola kesamaan, dan penggunaan atribusi.

Penulis diminta melampirkan laporan similarity pada saat submission apabila dipersyaratkan oleh jurnal.

18. Penggunaan Kecerdasan Buatan

Penggunaan teknologi AI dalam penulisan atau penelitian harus dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab.

AI tidak dapat dicantumkan sebagai penulis.

Penulis tetap bertanggung jawab penuh terhadap:

  • keakuratan isi;
  • orisinalitas;
  • referensi;
  • data;
  • interpretasi; dan
  • integritas artikel.

Penggunaan AI secara substansial harus diungkapkan sesuai Kebijakan Penggunaan Kecerdasan Buatan GOLJIKOM.

19. Pengiriman Naskah

Seluruh naskah dikirim melalui sistem Open Journal Systems (OJS) GOLJIKOM.

Penulis wajib:

  • melakukan registrasi;
  • melengkapi metadata artikel;
  • mencantumkan seluruh penulis dan afiliasinya;
  • mengunggah file sesuai template;
  • mengisi judul, abstrak, dan kata kunci secara lengkap;
  • mengunggah dokumen tambahan apabila dipersyaratkan; dan
  • memastikan seluruh ketentuan submission telah dipenuhi.

Naskah yang tidak mengikuti panduan penulisan atau template jurnal dapat dikembalikan kepada penulis sebelum memasuki proses peer review.