..:: TEMPLATE JURNAL ::..
|
GOLMAS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Golan Journal of Community Engagement) berkomitmen menjaga integritas akademik, tanggung jawab sosial, transparansi, penghormatan terhadap mitra, serta etika dalam pelaksanaan dan publikasi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Kebijakan ini berlaku bagi penulis, editor, reviewer/Mitra Bestari, Dewan Editorial, penerbit, serta pihak lain yang terlibat dalam proses pelaksanaan dan publikasi kegiatan pengabdian.
Artikel yang diterbitkan GOLMAS harus menggambarkan kegiatan yang benar-benar dilaksanakan dan tidak boleh hanya berupa rekonstruksi administratif, laporan kegiatan fiktif, atau klaim keberhasilan yang tidak didukung bukti.
Pelaksanaan dan publikasi kegiatan PkM harus memperhatikan prinsip utama berupa penghormatan terhadap martabat masyarakat, kemanfaatan, partisipasi, transparansi, keadilan, perlindungan privasi, keberlanjutan, integritas akademik, serta tidak menimbulkan kerugian yang tidak proporsional bagi mitra.
Masyarakat tidak boleh semata-mata diperlakukan sebagai objek untuk memenuhi kewajiban akademik atau memperoleh publikasi.
Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa kegiatan yang dilaporkan benar-benar telah dilaksanakan sesuai uraian artikel.
Penulis harus dapat mempertanggungjawabkan permasalahan mitra, metode pelaksanaan, jumlah dan karakteristik peserta apabila relevan, bentuk intervensi, dokumentasi, hasil evaluasi, luaran, serta klaim dampak yang disampaikan.
Data, foto, hasil pre-test dan post-test, jumlah peserta, produk, teknologi, maupun bentuk luaran lainnya tidak boleh direkayasa.
Artikel harus merupakan karya asli dan tidak mengandung plagiarisme.
Setiap penggunaan gagasan, metode, model pemberdayaan, instrumen, tabel, gambar, modul, teknologi, atau materi milik pihak lain harus diberikan atribusi yang memadai.
Artikel yang dikembangkan dari laporan kegiatan, laporan hibah, KKN, atau dokumentasi institusi harus dikembangkan menjadi artikel ilmiah dan tidak sekadar menyalin laporan administratif.
GOLMAS tidak menerima praktik pembuatan artikel PkM berdasarkan kegiatan yang sebenarnya tidak pernah dilakukan.
Penulis tidak diperkenankan membuat peserta fiktif, kegiatan fiktif, dokumentasi palsu, hasil evaluasi palsu, testimoni palsu, lokasi palsu, atau luaran yang tidak pernah dihasilkan.
Pembuatan bukti kegiatan menggunakan teknologi digital atau AI dengan tujuan menggambarkan kegiatan yang sebenarnya tidak terjadi merupakan pelanggaran serius terhadap integritas akademik.
Kegiatan pengabdian sebaiknya didasarkan pada kebutuhan atau permasalahan nyata.
Penulis harus menghindari praktik menentukan program secara sepihak tanpa mempertimbangkan kondisi, kebutuhan, kapasitas, dan konteks masyarakat.
Jika dilakukan survei awal, wawancara, diskusi kelompok, observasi, atau analisis kebutuhan, prosedurnya perlu dijelaskan secara proporsional.
GOLMAS mendorong kegiatan yang menempatkan masyarakat atau mitra sebagai pihak yang terlibat dalam proses pengabdian.
Keterlibatan dapat terjadi dalam identifikasi masalah, perencanaan kegiatan, pelaksanaan, evaluasi, pemanfaatan teknologi, pemeliharaan program, maupun keberlanjutan kegiatan.
Partisipasi tidak boleh hanya digunakan sebagai istilah apabila pada kenyataannya seluruh program ditentukan dan dijalankan sepenuhnya oleh tim tanpa keterlibatan mitra.
Pelaksanaan kegiatan harus memperoleh persetujuan atau penerimaan yang sesuai dari mitra, komunitas, organisasi, lembaga, atau pihak yang menjadi sasaran kegiatan.
Bentuk persetujuan dapat disesuaikan dengan karakter kegiatan dan institusi.
Untuk kegiatan yang melibatkan pengumpulan data pribadi, dokumentasi sensitif, kelompok rentan, atau intervensi yang memiliki risiko tertentu, persetujuan yang lebih jelas dan terdokumentasi dapat diperlukan.
Peserta kegiatan harus diperlakukan secara hormat dan tidak boleh mengalami tekanan untuk mengikuti kegiatan.
Partisipasi dalam kegiatan tidak seharusnya memengaruhi hak peserta terhadap pelayanan, pendidikan, bantuan, pekerjaan, atau hubungan dengan institusi.
Penulis harus mempertimbangkan risiko fisik, sosial, psikologis, ekonomi, reputasi, dan privasi yang mungkin muncul dari kegiatan maupun publikasinya.
Kegiatan yang melibatkan anak, remaja, lansia, penyandang disabilitas, masyarakat terdampak bencana, kelompok berpenghasilan rendah, atau kelompok rentan lainnya memerlukan perhatian khusus.
Penulis harus memastikan bahwa kegiatan tidak mengeksploitasi kerentanan peserta untuk kepentingan dokumentasi atau publikasi.
Identitas, foto, kondisi ekonomi, kesehatan, disabilitas, atau keadaan pribadi peserta tidak boleh diekspos secara tidak perlu.
Foto, video, rekaman suara, dan dokumentasi visual sering menjadi bagian penting dalam artikel PkM.
Namun, dokumentasi harus digunakan secara etis.
Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa dokumentasi yang menampilkan individu dapat digunakan untuk kepentingan publikasi sesuai konteks persetujuan yang diberikan.
Khusus anak atau individu rentan, penulis harus menerapkan kehati-hatian yang lebih tinggi.
Foto tidak boleh diedit secara menyesatkan untuk memberikan kesan bahwa kegiatan, peserta, atau hasil tertentu terjadi apabila sebenarnya tidak demikian.
Penulis harus melindungi informasi pribadi peserta dan mitra.
Informasi seperti nama lengkap, alamat, nomor telepon, data keuangan, informasi kesehatan, kondisi keluarga, identitas siswa, maupun informasi pribadi lainnya tidak boleh dipublikasikan kecuali benar-benar diperlukan dan memiliki dasar yang memadai.
Anonimisasi atau pseudonimisasi dianjurkan apabila identitas tidak diperlukan untuk memahami artikel.
Kegiatan PkM dapat melibatkan data desa, sekolah, pesantren, UMKM, kelompok masyarakat, koperasi, fasilitas kesehatan, organisasi sosial, atau institusi lainnya.
Penulis harus memastikan bahwa data internal digunakan secara sah dan tidak mempublikasikan informasi rahasia yang dapat merugikan mitra.
Kegiatan PkM dapat melibatkan pemberian bantuan berupa alat, bahan, produk, modal, konsumsi, fasilitas, atau bentuk dukungan lainnya.
Bantuan tersebut tidak boleh digunakan untuk memaksa peserta mengikuti kegiatan atau memberikan jawaban tertentu dalam evaluasi.
Jika bantuan merupakan bagian penting dari metode kegiatan, bentuknya sebaiknya dijelaskan secara transparan.
Penulis harus menghindari klaim keberhasilan yang berlebihan.
Pernyataan seperti “kegiatan berhasil meningkatkan kemampuan masyarakat”, “meningkatkan pendapatan”, atau “menyelesaikan masalah mitra” harus didukung oleh bukti yang sesuai.
Apabila evaluasi hanya menunjukkan peningkatan pengetahuan jangka pendek, penulis tidak boleh mengklaim telah terjadi perubahan perilaku atau peningkatan kesejahteraan jangka panjang tanpa bukti.
Apabila artikel menggunakan pre-test, post-test, kuesioner kepuasan, observasi, wawancara, atau metode evaluasi lainnya, data harus dilaporkan secara jujur.
Penulis tidak boleh mengubah skor, menghapus jawaban yang tidak menguntungkan, menambahkan peserta, atau melakukan manipulasi lain untuk meningkatkan kesan keberhasilan program.
Pernyataan bahwa peserta puas tidak otomatis menunjukkan keberhasilan atau dampak program.
GOLMAS mendorong evaluasi yang lebih substantif, misalnya perubahan pengetahuan, keterampilan, praktik, produktivitas, adopsi teknologi, kapasitas organisasi, kemandirian, atau indikator lain yang sesuai dengan tujuan kegiatan.
Penulis dianjurkan menjelaskan keberlanjutan program secara realistis.
Jika belum terdapat bukti keberlanjutan jangka panjang, penulis sebaiknya menyatakan bahwa kegiatan memiliki potensi keberlanjutan atau menjelaskan rencana tindak lanjut, bukan mengklaim bahwa program telah berkelanjutan.
Jika kegiatan melibatkan teknologi, alat, aplikasi, sistem informasi, atau teknologi tepat guna, penulis harus memastikan bahwa penerapan dilakukan secara aman dan sesuai kapasitas pengguna.
Penulis sebaiknya menjelaskan apakah mitra memperoleh pelatihan, panduan, pemeliharaan, transfer pengetahuan, atau mekanisme penggunaan setelah program berakhir.
Teknologi yang diberikan kepada masyarakat tidak boleh sekadar menjadi properti dokumentasi tanpa penggunaan yang nyata.
Kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat, pemeriksaan kesehatan, gizi, kesehatan ibu dan anak, obat, intervensi klinis, atau tindakan profesional lainnya harus dilakukan oleh pihak yang memiliki kompetensi dan kewenangan yang sesuai.
Artikel tidak boleh memberikan klaim medis yang tidak didukung bukti atau mendorong masyarakat menggunakan intervensi yang tidak aman.
Pengabdian kepada UMKM harus memperhatikan kerahasiaan informasi usaha.
Data omzet, laba, biaya, pelanggan, pemasok, strategi bisnis, akses pasar, atau informasi sensitif lainnya tidak boleh dipublikasikan secara sembarangan.
Jika kegiatan mengklaim peningkatan omzet atau keuntungan, penulis harus memiliki dasar data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan yang menggunakan platform digital, media sosial, aplikasi, atau sistem daring harus memperhatikan privasi, keamanan akun, perlindungan data, hak cipta, dan keamanan digital peserta.
Tim PkM tidak boleh meminta atau mempublikasikan kredensial, kata sandi, atau data sensitif peserta.
Penulis wajib mengungkapkan konflik kepentingan yang relevan.
Konflik dapat terjadi apabila penulis memiliki hubungan finansial, bisnis, keluarga, organisasi, kepemilikan produk, kepemilikan teknologi, konsultasi, atau kepentingan lain terhadap kegiatan maupun mitra.
Misalnya, apabila teknologi yang diterapkan kepada masyarakat merupakan produk komersial milik penulis atau perusahaan terkait penulis, hubungan tersebut harus diungkapkan.
Sumber pendanaan kegiatan PkM harus disebutkan apabila tersedia.
Pendanaan dapat berasal dari perguruan tinggi, pemerintah, hibah, perusahaan, yayasan, CSR, lembaga donor, atau sumber lainnya.
Pemberi dana tidak boleh memaksa penulis mengubah hasil evaluasi atau menyembunyikan hasil yang tidak menguntungkan.
Nama penulis hanya boleh diberikan kepada pihak yang memberikan kontribusi substantif terhadap kegiatan dan artikel.
Kontribusi dapat berupa perancangan program, identifikasi kebutuhan, pengembangan metode, pelaksanaan, evaluasi, analisis, penyusunan artikel, atau revisi substantif.
Peserta, pejabat, pimpinan institusi, donor, atau pemberi izin tidak otomatis menjadi penulis.
Apabila masyarakat, organisasi, pemerintah desa, sekolah, komunitas, atau pihak lain memberikan dukungan penting tetapi tidak memenuhi kriteria kepengarangan, kontribusi tersebut dapat disebutkan dalam bagian Ucapan Terima Kasih (Acknowledgements) apabila sesuai dan diizinkan.
Mitra tidak boleh dicantumkan sebagai penulis hanya sebagai bentuk penghormatan administratif.
Naskah yang sama atau secara substansial sama tidak boleh dikirim ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan.
Artikel juga tidak boleh diterbitkan kembali hanya dengan mengganti judul, lokasi, nama program, atau bagian kecil lainnya.
Satu kegiatan PkM dapat menghasilkan lebih dari satu artikel hanya apabila setiap artikel memiliki fokus, pertanyaan, evaluasi, atau kontribusi yang benar-benar berbeda.
Pemecahan satu kegiatan menjadi banyak artikel yang isinya sangat tumpang tindih harus dihindari.
Penulis tidak boleh menyalin artikel, laporan PkM, laporan hibah, modul, proposal, atau karya lain tanpa atribusi.
Artikel yang berasal dari laporan kegiatan sendiri tetap harus ditulis kembali dalam format ilmiah dan menghindari penyalinan substansial yang tidak perlu dari publikasi sebelumnya.
Penggunaan modul, buku panduan, gambar, alat bantu, instrumen, perangkat lunak, video, materi pelatihan, atau materi lain milik pihak ketiga harus memperhatikan hak cipta dan lisensi.
Status kegiatan sebagai pengabdian masyarakat tidak menghilangkan kewajiban menghormati hak kekayaan intelektual.
AI dapat digunakan sebagai alat bantu dalam penulisan, penerjemahan, analisis, penyusunan materi, atau aktivitas akademik lainnya secara bertanggung jawab.
AI tidak dapat menjadi penulis.
Penulis tetap bertanggung jawab terhadap seluruh isi artikel dan tidak diperkenankan menggunakan AI untuk membuat:
Reviewer harus melakukan penilaian secara objektif dan profesional.
Reviewer wajib menjaga kerahasiaan naskah, menghindari konflik kepentingan, tidak menggunakan gagasan dari manuskrip untuk kepentingan pribadi, dan tidak meminta sitasi tanpa dasar akademik.
Reviewer juga harus menilai apakah artikel benar-benar menunjukkan karakter kegiatan PkM dan bukan sekadar penelitian biasa yang diberi label pengabdian.
Reviewer tidak diperkenankan mengunggah manuskrip, foto kegiatan, data mitra, data peserta, atau bagian substansial naskah ke layanan AI eksternal apabila perlindungan kerahasiaannya tidak dapat dipastikan.
AI tidak boleh menggantikan pertimbangan akademik reviewer.
Editor harus membuat keputusan berdasarkan kualitas artikel, relevansi, integritas, hasil peer review, dan kesesuaian dengan ruang lingkup GOLMAS.
Keputusan tidak boleh dipengaruhi oleh hubungan pribadi, institusi, sponsor, jabatan penulis, kemampuan finansial, maupun kepentingan komersial.
Jika editor memiliki konflik kepentingan, naskah harus dialihkan kepada editor lain.
Editor atau anggota Dewan Editorial diperbolehkan mengirim artikel ke GOLMAS.
Namun, mereka tidak boleh menangani naskah sendiri, menentukan reviewer, memengaruhi proses review, atau membuat keputusan terhadap artikelnya.
Jika ditemukan kesalahan setelah artikel diterbitkan, penulis harus bekerja sama dengan editor untuk melakukan koreksi.
Apabila terdapat masalah serius seperti fabrikasi kegiatan, dokumentasi palsu, manipulasi data, plagiarisme, atau pelanggaran berat terhadap peserta, GOLMAS dapat menerbitkan Expression of Concern atau melakukan pencabutan artikel.
Mitra kegiatan atau masyarakat yang merasa dirugikan oleh publikasi dapat menyampaikan keluhan kepada GOLMAS.
Keluhan dapat berkaitan dengan penggunaan foto tanpa izin, pengungkapan data pribadi, klaim yang tidak sesuai kondisi lapangan, penggunaan nama institusi, informasi sensitif, atau masalah etika lainnya.
Dewan Editorial akan mengevaluasi laporan berdasarkan bukti yang tersedia.
PT Golan Digital Kreatif melalui Golan Publisher mendukung independensi dan integritas Dewan Editorial GOLMAS.
Penerbit tidak boleh memengaruhi keputusan akademik berdasarkan kepentingan komersial, institusional, sponsor, atau hubungan pribadi.
GOLMAS berkomitmen menerbitkan artikel Pengabdian kepada Masyarakat yang:
Prinsip utama GOLMAS adalah bahwa keberhasilan Pengabdian kepada Masyarakat tidak hanya dinilai dari terlaksananya kegiatan, tetapi dari kualitas proses, keterlibatan mitra, manfaat, evaluasi, dan keberlanjutan yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
E-Journal Portal Manage by
PT. Golan Digital Kreatif
Jalan Manyar II RT.002 RW.011, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, DKI Jakarta