..:: TEMPLATE JURNAL ::..
|
GOLMAS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Golan Journal of Community Engagement) menerima artikel ilmiah yang berasal dari pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), pemberdayaan, pendampingan, penerapan IPTEKS, hilirisasi hasil penelitian, inovasi sosial, maupun community engagement yang memiliki proses, hasil, evaluasi, dan manfaat yang dapat dipertanggungjawabkan.
Artikel harus menggambarkan kegiatan nyata yang telah dilaksanakan bersama mitra atau masyarakat.
GOLMAS menerima artikel dalam:
Naskah harus menggunakan bahasa akademik yang jelas, sistematis, komunikatif, dan mudah dipahami.
Panjang naskah yang disarankan:
6–12 halaman
Jumlah halaman mengikuti format template resmi GOLMAS.
Jika terdapat perbedaan antara panduan ini dengan template, maka template resmi GOLMAS menjadi acuan utama.
Format dasar naskah:
Judul harus:
Panjang judul disarankan:
Maksimal 14 kata
Judul sebaiknya tidak hanya berbentuk:
“Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa X”
tetapi lebih informatif, misalnya:
Peningkatan Literasi Digital UMKM melalui Pelatihan Pemasaran Berbasis Media Sosial
Identitas penulis dimasukkan secara lengkap pada metadata OJS, meliputi:
Penulis korespondensi harus dapat dihubungi selama proses editorial.
GOLMAS menggunakan double-blind peer review.
File manuskrip untuk review harus dianonimkan.
Informasi seperti:
harus dihapus dari file review apabila memungkinkan.
Identitas lengkap tetap dimasukkan pada metadata OJS.
Artikel harus memiliki abstrak dalam:
Panjang abstrak:
100–250 kata
Abstrak sebaiknya memuat:
Abstrak tidak cukup hanya menjelaskan bahwa kegiatan “telah terlaksana dengan baik”.
Setiap artikel harus memiliki:
3–5 kata kunci
Kata kunci harus merepresentasikan substansi kegiatan.
Contoh:
Kata Kunci: UMKM, Literasi Digital, Pemberdayaan Masyarakat, Digital Marketing
Struktur yang disarankan untuk artikel GOLMAS adalah:
Bagian Evaluasi dan Dampak dapat digabung ke Hasil dan Pembahasan apabila struktur template menghendaki demikian.
Pendahuluan harus menjelaskan:
Pendahuluan tidak boleh hanya berisi teori umum secara panjang.
Yang harus terlihat adalah:
Masalah apa yang dihadapi mitra dan mengapa kegiatan ini perlu dilakukan?
Penulis dianjurkan menjelaskan kondisi mitra sebelum kegiatan.
Informasi dapat mencakup:
Informasi sensitif harus tetap dilindungi.
Permasalahan harus dirumuskan secara jelas.
Contohnya:
Hindari rumusan masalah yang terlalu umum tanpa bukti kondisi mitra.
Tujuan harus berkaitan langsung dengan masalah mitra.
Contoh:
Meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam membuat dan mengelola konten pemasaran digital.
Tujuan harus realistis dan dapat dievaluasi.
Bagian ini merupakan salah satu bagian penting GOLMAS.
Penulis harus menjelaskan secara jelas:
Tahapan dapat disusun misalnya:
Identifikasi Masalah → Perencanaan → Pelaksanaan → Pendampingan → Evaluasi → Tindak Lanjut
Struktur dapat disesuaikan dengan karakter program.
GOLMAS menerima metode seperti:
Metode harus dijelaskan, bukan hanya disebutkan.
Jika menggunakan istilah seperti:
penulis harus menunjukkan bagaimana mitra benar-benar terlibat.
Misalnya dalam:
Penulis harus menjelaskan:
Contoh:
Kegiatan melibatkan 25 pelaku UMKM bidang makanan dan minuman di Desa X.
Jangan hanya menulis “masyarakat” tanpa penjelasan apabila jumlah dan karakteristik peserta memang diketahui.
Jika kegiatan berupa pelatihan atau pendampingan, penulis sebaiknya menjelaskan:
Jika menggunakan modul atau teknologi, jelaskan fungsinya.
Jika kegiatan melibatkan:
artikel harus menjelaskan:
Bagian ini harus menyajikan apa yang benar-benar terjadi selama kegiatan.
Hasil dapat mencakup:
Pembahasan harus dikaitkan dengan teori, penelitian terdahulu, atau pengalaman kegiatan sejenis.
Artikel PkM bukan laporan perjalanan.
Hindari bagian hasil yang hanya berbentuk:
pukul 08.00 registrasi, pukul 09.00 sambutan, pukul 10.00 materi, pukul 12.00 selesai.
Kronologi dapat disebutkan seperlunya, tetapi fokus utama adalah:
apa intervensinya, apa yang berubah, dan apa manfaatnya.
Dokumentasi dapat digunakan sebagai bukti pendukung kegiatan.
Foto harus:
Foto sebaiknya menunjukkan:
Banyak foto tidak otomatis membuat artikel PkM berkualitas.
Dokumentasi berfungsi mendukung penjelasan, sedangkan kualitas artikel tetap ditentukan oleh:
Setiap artikel sebaiknya memiliki metode evaluasi.
Evaluasi dapat berupa:
Jika menggunakan pre-test dan post-test, penulis harus menjelaskan:
Contoh:
Rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 58,4 menjadi 82,6 setelah kegiatan.
Namun, peningkatan skor tidak boleh otomatis diklaim sebagai dampak jangka panjang.
Jika tujuan program adalah peningkatan keterampilan, evaluasi sebaiknya tidak hanya menggunakan kuesioner kepuasan.
Contohnya dapat berupa kemampuan peserta:
Kuesioner kepuasan dapat digunakan sebagai data pendukung, tetapi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan.
Pernyataan:
“95% peserta puas”
tidak cukup untuk membuktikan adanya peningkatan kemampuan atau dampak program.
Artikel dianjurkan menjelaskan indikator keberhasilan sejak metode.
Misalnya:
Jika relevan, GOLMAS sangat mendorong perbandingan kondisi:
Sebelum kegiatan → Setelah kegiatan
Evaluasi dapat berbentuk tabel, grafik, skor, dokumentasi, indikator kinerja, maupun penjelasan kualitatif.
Penulis harus membedakan antara:
Output
dan:
Outcome
Sedangkan dampak jangka panjang hanya boleh diklaim jika memang telah diukur.
Artikel sebaiknya menjelaskan bentuk tindak lanjut seperti:
Jika keberlanjutan belum dapat dibuktikan, cukup jelaskan rencana atau potensinya.
Artikel hasil KKN dapat diterima jika memiliki kualitas ilmiah.
Artikel tidak cukup hanya menjelaskan daftar program KKN.
Harus terdapat:
Artikel Service Learning harus menjelaskan hubungan antara:
Artikel harus tetap berorientasi pada engagement dan kontribusi kepada masyarakat.
Jika program berasal dari hasil penelitian sebelumnya, artikel harus menjelaskan:
Artikel tidak boleh hanya mengulang hasil penelitian sebelumnya.
Untuk artikel pelatihan, penulis sebaiknya menjelaskan:
Hindari artikel yang hanya menyatakan bahwa “peserta sangat antusias”.
Jika program melibatkan UMKM, hasil dapat diukur melalui:
Klaim peningkatan omzet harus didukung data.
Untuk penerapan aplikasi, website, sistem informasi, atau teknologi digital, penulis harus menunjukkan bahwa teknologi:
Artikel pembuatan aplikasi yang belum pernah diterapkan kepada masyarakat lebih sesuai untuk jurnal penelitian/teknologi, bukan GOLMAS.
Untuk kegiatan kesehatan, penulis harus menjelaskan:
Klaim kesehatan harus proporsional dengan jenis kegiatan dan data yang diperoleh.
Kesimpulan harus menjawab tujuan kegiatan dan menjelaskan hasil utama.
Kesimpulan dapat mencakup:
Hindari kesimpulan yang hanya mengatakan:
“Kegiatan berjalan lancar dan peserta antusias.”
Penulis dianjurkan menyampaikan keterbatasan apabila relevan, misalnya:
Transparansi keterbatasan justru memperkuat kualitas artikel.
Ucapan terima kasih dapat diberikan kepada:
yang mendukung kegiatan tetapi tidak memenuhi kriteria kepengarangan.
Jika kegiatan memperoleh pendanaan, sumber pendanaan harus disebutkan.
Contoh:
Pendanaan: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini didanai oleh [nama lembaga] melalui skema [nama program/nomor kontrak jika tersedia].
Penulis harus mengungkapkan konflik kepentingan jika ada.
Contoh jika tidak ada:
Konflik Kepentingan: Penulis menyatakan tidak terdapat konflik kepentingan dalam pelaksanaan kegiatan dan publikasi artikel ini.
Tabel harus:
Tabel sangat berguna untuk menunjukkan:
Gambar harus:
Gambar tidak boleh sekadar menjadi album dokumentasi kegiatan.
Foto peserta harus digunakan secara etis.
Khusus untuk:
penulis harus memberikan perlindungan tambahan terhadap identitas.
GOLMAS menggunakan:
APA Style, 7th Edition
Semua sumber yang dikutip harus tercantum pada daftar pustaka dan dapat diverifikasi.
Penulis dianjurkan menggunakan referensi:
Referensi tidak boleh hanya terdiri dari website umum atau berita.
Naskah dapat diperiksa menggunakan perangkat pemeriksa kesamaan.
GOLMAS menggunakan:
Similarity tidak lebih dari 25% sebagai indikator pemeriksaan awal.
Nilai tersebut bukan satu-satunya dasar untuk menentukan plagiarisme.
Editor tetap mempertimbangkan sumber dan konteks kemiripan.
AI dapat digunakan secara bertanggung jawab untuk:
Namun, AI tidak boleh digunakan untuk membuat:
Penggunaan AI secara substansial harus diungkapkan apabila relevan.
Artikel dikirim melalui sistem Open Journal Systems (OJS) GOLMAS.
Metadata harus diisi lengkap, termasuk:
Secara umum artikel akan melalui:
Submission → Initial Editorial Check → Similarity Check → Double-Blind Peer Review → Revision → Editorial Decision → Copyediting → Production → Publication
Submission tidak menjamin artikel akan diterima.
Penulis harus menjawab komentar reviewer secara sistematis.
Format yang disarankan:
Komentar Reviewer: ...
Tanggapan Penulis: ...
Perubahan: ...
Jika saran tidak diterapkan, penulis harus menjelaskan alasan akademiknya.
Keputusan dapat berupa:
Keputusan akhir berada pada Editor in Chief atau editor yang diberi kewenangan.
Sebelum mengirim artikel, penulis sebaiknya memastikan:
E-Journal Portal Manage by
PT. Golan Digital Kreatif
Jalan Manyar II RT.002 RW.011, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, DKI Jakarta