Mitra Bestari

GOLMAS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Golan Journal of Community Engagement) melibatkan Mitra Bestari (peer reviewers) dari berbagai bidang keilmuan yang memiliki kompetensi dalam Pengabdian kepada Masyarakat, pemberdayaan, community engagement, penerapan IPTEKS, pendidikan, teknologi, ekonomi dan bisnis, kesehatan, lingkungan, sosial-humaniora, pertanian, dan bidang terkait lainnya.

Mitra Bestari memiliki peran penting dalam memastikan bahwa artikel yang diterbitkan tidak hanya memiliki kualitas akademik, tetapi juga benar-benar menunjukkan:

  • masalah mitra yang jelas;
  • solusi atau intervensi yang relevan;
  • keterlibatan masyarakat;
  • metode pelaksanaan yang dapat dipertanggungjawabkan;
  • evaluasi kegiatan;
  • outcome atau manfaat;
  • keberlanjutan;
  • dan integritas etika kegiatan PkM.

GOLMAS menerapkan sistem double-blind peer review, sehingga identitas penulis dan reviewer tidak saling diketahui selama proses review.

Daftar Mitra Bestari

Gunakan format profil seperti berikut:

[Nama Lengkap, Gelar Akademik]
[Program Studi/Departemen], [Nama Institusi], [Negara]

Bidang Keahlian: Pengabdian kepada Masyarakat, Community Development, Pemberdayaan Masyarakat

ORCID: [jika tersedia]
Scopus ID: [jika tersedia]
Google Scholar: [jika tersedia]


[Nama Lengkap, Gelar Akademik]
[Program Studi/Departemen], [Nama Institusi], [Negara]

Bidang Keahlian: Pendidikan Masyarakat, Service Learning, Pelatihan dan Pendampingan

ORCID: [jika tersedia]
Scopus ID: [jika tersedia]
Google Scholar: [jika tersedia]


[Nama Lengkap, Gelar Akademik]
[Program Studi/Departemen], [Nama Institusi], [Negara]

Bidang Keahlian: Teknologi Informasi, Transformasi Digital, Penerapan IPTEKS

ORCID: [jika tersedia]
Scopus ID: [jika tersedia]
Google Scholar: [jika tersedia]


[Nama Lengkap, Gelar Akademik]
[Program Studi/Departemen], [Nama Institusi], [Negara]

Bidang Keahlian: UMKM, Kewirausahaan, Ekonomi Kreatif, Pemberdayaan Ekonomi

ORCID: [jika tersedia]
Scopus ID: [jika tersedia]
Google Scholar: [jika tersedia]


[Nama Lengkap, Gelar Akademik]
[Program Studi/Departemen], [Nama Institusi], [Negara]

Bidang Keahlian: Kesehatan Masyarakat, Promosi Kesehatan, Pemberdayaan Kader

ORCID: [jika tersedia]
Scopus ID: [jika tersedia]
Google Scholar: [jika tersedia]


[Nama Lengkap, Gelar Akademik]
[Program Studi/Departemen], [Nama Institusi], [Negara]

Bidang Keahlian: Lingkungan, Pembangunan Berkelanjutan, Pemberdayaan Desa

ORCID: [jika tersedia]
Scopus ID: [jika tersedia]
Google Scholar: [jika tersedia]


[Nama Lengkap, Gelar Akademik]
[Program Studi/Departemen], [Nama Institusi], [Negara]

Bidang Keahlian: Pertanian, Ketahanan Pangan, Pemberdayaan Kelompok Tani

ORCID: [jika tersedia]
Scopus ID: [jika tersedia]
Google Scholar: [jika tersedia]


[Nama Lengkap, Gelar Akademik]
[Program Studi/Departemen], [Nama Institusi], [Negara]

Bidang Keahlian: Sosial-Humaniora, Participatory Approach, Community-Based Research

ORCID: [jika tersedia]
Scopus ID: [jika tersedia]
Google Scholar: [jika tersedia]

Peran Mitra Bestari

Mitra Bestari GOLMAS bertugas melakukan evaluasi akademik dan substantif terhadap manuskrip.

Penilaian tidak hanya berfokus pada tata tulis, tetapi juga pada apakah artikel benar-benar menunjukkan kualitas sebagai artikel Pengabdian kepada Masyarakat.

Reviewer diharapkan menilai:

  • kejelasan permasalahan mitra;
  • relevansi program;
  • ketepatan pendekatan;
  • kualitas pelaksanaan;
  • keterlibatan masyarakat;
  • metode evaluasi;
  • hasil;
  • outcome;
  • keberlanjutan;
  • kontribusi;
  • etika;
  • dan kualitas penyajian ilmiah.

Penilaian Masalah Mitra

Reviewer perlu memastikan bahwa masalah yang diangkat berasal dari kebutuhan nyata mitra atau masyarakat.

Artikel yang hanya memberikan program tanpa menunjukkan kebutuhan atau masalah yang jelas perlu memperoleh catatan.

Reviewer dapat mempertimbangkan:

  • kondisi awal;
  • kebutuhan mitra;
  • penyebab masalah;
  • dan relevansi solusi.

Penilaian Solusi atau Intervensi

Reviewer menilai apakah solusi yang diberikan benar-benar sesuai dengan masalah.

Sebagai contoh:

  • literasi digital → pelatihan dan pendampingan digital;
  • pembukuan UMKM → pelatihan pencatatan keuangan;
  • pengelolaan sampah → penerapan model atau teknologi pengelolaan;
  • keterampilan guru → workshop dan pendampingan.

Solusi harus memiliki hubungan logis dengan kondisi mitra.

Penilaian Metode Pelaksanaan

Reviewer perlu menilai apakah artikel menjelaskan:

  • lokasi kegiatan;
  • waktu pelaksanaan;
  • karakteristik mitra;
  • jumlah peserta;
  • tahapan;
  • metode;
  • materi;
  • teknologi;
  • instrumen;
  • dan evaluasi.

Metode harus cukup jelas agar dapat dipahami atau diadaptasi oleh pihak lain.

Penilaian Keterlibatan Mitra

GOLMAS mendorong kegiatan yang tidak memperlakukan masyarakat hanya sebagai penerima pasif.

Reviewer dapat menilai keterlibatan mitra dalam:

  • identifikasi masalah;
  • perencanaan;
  • pelaksanaan;
  • praktik;
  • evaluasi;
  • pemanfaatan teknologi;
  • dan tindak lanjut.

Penilaian Pendekatan Partisipatif

Jika artikel menggunakan istilah seperti:

  • Participatory Action Research (PAR);
  • Asset-Based Community Development (ABCD);
  • Community-Based Research (CBR);
  • Community Development;
  • Service Learning;

reviewer harus menilai apakah pendekatan tersebut benar-benar diterapkan, bukan hanya dicantumkan sebagai istilah.

Penilaian Hasil Kegiatan

Reviewer menilai apakah hasil artikel lebih dari sekadar:

  • jumlah peserta;
  • jumlah sesi;
  • dokumentasi foto;
  • atau pernyataan bahwa kegiatan berjalan lancar.

Artikel yang kuat harus menunjukkan apa yang berubah setelah kegiatan.

Penilaian Evaluasi

Reviewer perlu menilai apakah metode evaluasi sesuai dengan tujuan kegiatan.

Evaluasi dapat berupa:

  • pre-test dan post-test;
  • observasi;
  • penilaian praktik;
  • wawancara;
  • kuesioner;
  • monitoring;
  • indikator produktivitas;
  • penggunaan teknologi;
  • atau metode lain yang relevan.

Penilaian Outcome

Reviewer harus membedakan antara output dan outcome.

Contoh output:

  • modul tersedia;
  • pelatihan dilaksanakan;
  • aplikasi dibuat;
  • alat diberikan.

Contoh outcome:

  • peserta mampu menggunakan aplikasi;
  • keterampilan meningkat;
  • proses kerja berubah;
  • teknologi digunakan secara mandiri.

Penilaian Dampak

Klaim dampak perlu dinilai secara hati-hati.

Artikel tidak boleh mengklaim:

  • peningkatan pendapatan;
  • peningkatan kesejahteraan;
  • penurunan masalah kesehatan;
  • atau perubahan sosial jangka panjang

jika hanya memiliki data evaluasi singkat.

Reviewer dapat meminta penulis memperbaiki bahasa klaim agar sesuai dengan bukti.

Penilaian Keberlanjutan

Reviewer dapat mempertimbangkan apakah artikel memiliki mekanisme tindak lanjut seperti:

  • monitoring;
  • pendampingan;
  • kaderisasi;
  • Training of Trainers;
  • maintenance teknologi;
  • kerja sama lanjutan;
  • atau penguatan kelembagaan.

Keberlanjutan tidak harus selalu sudah terbukti jangka panjang, tetapi harus dijelaskan secara realistis.

Penilaian Potensi Replikasi

Artikel yang baik sebaiknya memberikan pembelajaran bagi pelaksana PkM lainnya.

Reviewer dapat menilai apakah program:

  • dapat direplikasi;
  • dapat diadaptasi;
  • memberikan praktik baik;
  • atau memiliki model yang dapat diterapkan di konteks lain.

Penilaian Artikel Pelatihan

Untuk artikel pelatihan, reviewer sebaiknya menilai:

  • kebutuhan peserta;
  • materi;
  • metode pelatihan;
  • praktik;
  • evaluasi keterampilan;
  • dan hasil.

Pernyataan bahwa peserta “antusias” atau “puas” saja belum cukup.

Penilaian Artikel Pendampingan

Jika artikel menyatakan kegiatan sebagai “pendampingan”, reviewer perlu memastikan bahwa kegiatan benar-benar memiliki proses pendampingan yang berkelanjutan atau bertahap.

Seminar satu kali sebaiknya tidak disebut sebagai program pendampingan jangka panjang.

Penilaian Artikel UMKM

Untuk artikel UMKM, reviewer dapat menilai:

  • kebutuhan usaha;
  • pemasaran;
  • digitalisasi;
  • pembukuan;
  • produksi;
  • kemasan;
  • branding;
  • perizinan;
  • dan indikator perkembangan lainnya.

Klaim peningkatan omzet harus memiliki dasar data yang jelas.

Penilaian Artikel Teknologi Informasi

Untuk aplikasi, website, sistem informasi, atau teknologi digital, reviewer perlu memastikan bahwa teknologi:

  • benar-benar diterapkan;
  • digunakan oleh mitra;
  • diuji;
  • dievaluasi;
  • dan memberikan manfaat.

Artikel yang hanya mengembangkan aplikasi tanpa penerapan kepada masyarakat lebih sesuai untuk jurnal teknologi.

Penilaian Teknologi Tepat Guna

Reviewer dapat menilai:

  • kecocokan teknologi dengan kebutuhan mitra;
  • keamanan;
  • kemudahan penggunaan;
  • transfer pengetahuan;
  • maintenance;
  • dan keberlanjutan.

Teknologi sebaiknya benar-benar dipakai, bukan hanya diserahkan.

Penilaian Artikel Kesehatan

Reviewer yang memiliki kompetensi relevan perlu memperhatikan:

  • keselamatan peserta;
  • kompetensi pelaksana;
  • perlindungan data;
  • etika;
  • kewajaran intervensi;
  • dan ketepatan klaim kesehatan.

Penilaian Artikel Pendidikan

Untuk kegiatan pada sekolah atau komunitas pendidikan, reviewer dapat menilai:

  • kebutuhan peserta;
  • metode;
  • kualitas pembelajaran;
  • keterlibatan guru/siswa;
  • evaluasi;
  • dan outcome.

Penilaian Artikel KKN

Artikel hasil KKN harus dinilai sebagai artikel ilmiah PkM, bukan laporan kegiatan administratif.

Reviewer perlu memastikan terdapat:

Masalah → Metode → Intervensi → Evaluasi → Hasil → Pembahasan

Penilaian Service Learning

Reviewer perlu menilai hubungan antara:

  • tujuan pembelajaran;
  • aktivitas mahasiswa;
  • kebutuhan komunitas;
  • refleksi;
  • dan manfaat bagi masyarakat.

Penilaian Hilirisasi Penelitian

Artikel hilirisasi harus menjelaskan bagaimana hasil penelitian sebelumnya diterapkan.

Reviewer dapat menilai:

  • sumber inovasi;
  • proses adaptasi;
  • transfer teknologi;
  • penerimaan mitra;
  • dan hasil implementasi.

Penilaian Dokumentasi

Dokumentasi harus:

  • relevan;
  • autentik;
  • proporsional;
  • dan mendukung isi artikel.

Reviewer dapat memberikan catatan apabila artikel terlihat seperti dokumentasi acara tanpa analisis ilmiah.

Penilaian Etika Foto

Reviewer harus waspada terhadap dokumentasi yang menampilkan:

  • anak;
  • pasien;
  • kelompok rentan;
  • atau kondisi sensitif.

Jika ada potensi masalah, reviewer harus melaporkannya kepada editor.

Integritas Data

Reviewer perlu memperhatikan konsistensi antara:

  • jumlah peserta;
  • tabel;
  • grafik;
  • nilai evaluasi;
  • narasi hasil;
  • dan kesimpulan.

Ketidaksesuaian yang signifikan perlu diklarifikasi.

Dugaan Fabrikasi

Jika terdapat indikasi:

  • peserta fiktif;
  • data palsu;
  • kegiatan yang tidak pernah terjadi;
  • dokumentasi palsu;
  • hasil wawancara palsu;
  • atau testimoni yang direkayasa,

reviewer harus melaporkannya secara rahasia kepada editor.

Reviewer tidak perlu melakukan investigasi sendiri.

Penggunaan AI

Reviewer perlu memperhatikan kemungkinan AI digunakan untuk membuat:

  • data fiktif;
  • dokumentasi kegiatan palsu;
  • wawancara palsu;
  • referensi fiktif;
  • atau klaim keberhasilan yang tidak didukung bukti.

AI dapat digunakan sebagai alat bantu, tetapi tidak boleh menggantikan fakta kegiatan.

Kerahasiaan Manuskrip

Semua manuskrip harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia.

Reviewer tidak boleh:

  • menyebarkan manuskrip;
  • membagikan foto;
  • menggunakan data mitra;
  • menggunakan gagasan penulis;
  • atau memanfaatkan informasi yang belum dipublikasikan.

AI dan Kerahasiaan Reviewer

Reviewer tidak diperkenankan mengunggah manuskrip, foto peserta, data komunitas, atau bagian substansial artikel ke layanan AI eksternal apabila kerahasiaan dan perlindungan data tidak dapat dipastikan.

Konflik Kepentingan Reviewer

Reviewer harus menolak tugas jika memiliki konflik kepentingan signifikan.

Misalnya:

  • terlibat pada program yang sama;
  • berasal dari mitra yang sama;
  • memiliki hubungan keluarga;
  • hubungan bisnis;
  • kolaborasi aktif;
  • atau kepentingan terhadap produk atau teknologi.

Objektivitas

Reviewer harus menilai artikel berdasarkan kualitas akademik dan kontribusinya.

Penilaian tidak boleh dipengaruhi oleh:

  • institusi penulis;
  • jabatan;
  • sponsor;
  • status sosial;
  • hubungan pribadi;
  • agama;
  • suku;
  • gender;
  • atau faktor lain yang tidak relevan dengan kualitas artikel.

Komentar Reviewer

Komentar harus:

  • objektif;
  • jelas;
  • konstruktif;
  • profesional;
  • dan dapat ditindaklanjuti.

Reviewer sebaiknya tidak hanya menulis:

“Perbaiki metode.”

Tetapi menjelaskan secara spesifik bagian metode yang perlu diperbaiki.

Permintaan Sitasi

Reviewer boleh menyarankan sumber yang relevan tetapi tidak boleh memaksa penulis mengutip:

  • karya reviewer sendiri;
  • jurnal tertentu;
  • atau sumber lain

hanya untuk menaikkan sitasi.

Rekomendasi Reviewer

Reviewer dapat memberikan rekomendasi:

Accept Submission
Revisions Required
Resubmit for Review
Resubmit Elsewhere
Decline Submission

Rekomendasi reviewer merupakan masukan bagi editor.

Keputusan akhir berada pada Editor in Chief atau editor yang diberi kewenangan.