..:: TEMPLATE JURNAL ::..
|
GOLMAS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Golan Journal of Community Engagement) menerapkan sistem double-blind peer review untuk menjaga objektivitas, kualitas akademik, integritas, dan independensi proses penilaian artikel.
Dalam sistem ini, identitas penulis tidak diberikan kepada reviewer dan identitas reviewer tidak diberikan kepada penulis selama proses penelaahan.
Setiap naskah yang lolos pemeriksaan awal pada prinsipnya akan ditelaah oleh sekurang-kurangnya dua Mitra Bestari yang memiliki kompetensi sesuai dengan tema pengabdian atau bidang keilmuan terkait.
Setelah artikel dikirim melalui OJS, editor melakukan pemeriksaan awal terhadap:
Artikel dapat dikembalikan sebelum review jika belum memenuhi persyaratan dasar.
Editor akan memastikan bahwa naskah benar-benar melaporkan kegiatan:
Naskah penelitian murni tanpa kegiatan atau intervensi nyata kepada masyarakat dapat dinyatakan tidak sesuai dengan GOLMAS.
Naskah dapat diperiksa menggunakan perangkat pemeriksa kesamaan.
GOLMAS menggunakan:
Similarity tidak lebih dari 25% sebagai indikator pemeriksaan awal.
Persentase tersebut bukan satu-satunya dasar untuk menentukan plagiarisme.
Editor tetap mempertimbangkan:
Reviewer dipilih berdasarkan:
Reviewer dapat berasal dari bidang pendidikan, teknologi, kesehatan, ekonomi, bisnis, sosial, lingkungan, pertanian, hukum, komunikasi, agama, atau bidang lain yang relevan.
Setiap artikel pada prinsipnya ditelaah oleh:
Minimal 2 reviewer
Jika kedua reviewer memberikan penilaian yang sangat berbeda, editor dapat menunjuk reviewer ketiga.
GOLMAS menerapkan sistem double-blind review.
Penulis harus menghapus informasi yang secara langsung menunjukkan identitas dari file manuskrip apabila memungkinkan.
Identitas lengkap tetap tersedia pada metadata OJS tetapi tidak diberikan kepada reviewer dalam proses review.
Reviewer diberikan waktu sekitar:
7 hari untuk menerima atau menolak undangan review.
Reviewer sebaiknya menolak tugas apabila:
Setelah menerima tugas, reviewer diharapkan menyelesaikan penilaian dalam waktu sekitar:
21 hari
Jika diperlukan tambahan waktu, reviewer dapat berkomunikasi dengan editor.
Reviewer GOLMAS menilai artikel berdasarkan unsur utama berikut:
Reviewer menilai apakah artikel menjelaskan:
Masalah sebaiknya memiliki dasar nyata, bukan hanya asumsi tim pelaksana.
Reviewer menilai apakah solusi atau intervensi sesuai dengan masalah yang telah diidentifikasi.
Sebagai contoh:
Hubungan antara masalah dan solusi harus jelas.
Reviewer mengevaluasi kejelasan:
Metode harus cukup jelas agar model kegiatan dapat dipahami atau diadaptasi oleh pihak lain.
Jika artikel mengklaim menggunakan:
reviewer menilai apakah keterlibatan masyarakat benar-benar terlihat dalam proses kegiatan.
Reviewer dapat mempertimbangkan apakah mitra hanya hadir sebagai peserta atau benar-benar terlibat dalam:
Semakin kuat keterlibatan mitra, semakin jelas karakter community engagement artikel tersebut.
Reviewer menilai apakah hasil kegiatan dijelaskan secara substantif.
Hasil tidak cukup hanya berupa:
Harus terdapat penjelasan tentang apa yang dihasilkan atau berubah setelah intervensi.
Artikel sebaiknya memiliki evaluasi yang sesuai dengan tujuan program.
Reviewer dapat mengevaluasi penggunaan:
Jika menggunakan pre-test dan post-test, reviewer dapat menilai:
Peningkatan skor harus dilaporkan berdasarkan data yang benar-benar tersedia.
Jika tujuan kegiatan adalah peningkatan keterampilan, reviewer dapat menilai apakah peserta benar-benar mampu melakukan praktik setelah kegiatan.
Misalnya mampu:
Data kepuasan dapat digunakan sebagai data pendukung.
Namun reviewer tidak seharusnya menganggap:
“Peserta merasa puas”
sebagai bukti tunggal keberhasilan program.
Kepuasan perlu dibedakan dari perubahan kemampuan atau outcome.
Reviewer perlu membedakan:
Output, misalnya:
Outcome, misalnya:
Dampak, misalnya:
Klaim dampak harus didukung bukti yang sesuai.
Reviewer menilai apakah artikel menjelaskan bagaimana manfaat program dapat dipertahankan.
Hal tersebut dapat berupa:
Artikel yang kuat sebaiknya memiliki nilai yang dapat dipelajari oleh komunitas lain.
Reviewer dapat mempertimbangkan apakah metode atau model kegiatan:
Artikel PkM tetap merupakan artikel ilmiah.
Reviewer menilai apakah hasil kegiatan dibahas dengan menghubungkannya pada:
Artikel tidak boleh hanya menjadi laporan kegiatan administratif.
Reviewer dapat mengevaluasi apakah gambar dan dokumentasi:
Terlalu banyak foto tanpa analisis tidak meningkatkan kualitas ilmiah artikel.
Reviewer harus memperhatikan kemungkinan persoalan etika dalam penggunaan foto.
Perhatian khusus diberikan apabila foto menampilkan:
Untuk artikel pelatihan, reviewer menilai:
Kegiatan satu arah tanpa evaluasi sebaiknya memperoleh catatan kritis.
Untuk program pendampingan, reviewer dapat menilai:
Istilah “pendampingan” sebaiknya tidak digunakan jika kegiatan sebenarnya hanya seminar satu kali.
Untuk pengabdian kepada UMKM, reviewer dapat mengevaluasi:
Klaim peningkatan omzet atau pendapatan harus memiliki data pendukung.
Untuk artikel penerapan teknologi, reviewer menilai apakah:
Artikel pengembangan teknologi tanpa implementasi kepada masyarakat tidak sesuai dengan orientasi utama GOLMAS.
Untuk kegiatan kesehatan, reviewer perlu memperhatikan:
Untuk pengabdian di sekolah atau lembaga pendidikan, reviewer dapat menilai:
Artikel hasil KKN dapat ditelaah apabila memiliki fokus akademik yang jelas.
Reviewer perlu membedakan artikel ilmiah dari sekadar laporan program KKN.
Artikel harus menunjukkan:
masalah → metode → intervensi → evaluasi → hasil → pembahasan
Reviewer menilai apakah hasil penelitian benar-benar diterapkan kepada masyarakat.
Artikel harus menjelaskan:
Reviewer harus memperhatikan kemungkinan masalah seperti:
Jika ditemukan dugaan masalah, reviewer harus melaporkannya secara rahasia kepada editor.
Reviewer harus waspada terhadap indikasi:
Jika terdapat indikasi, reviewer tidak perlu melakukan investigasi sendiri tetapi harus memberi tahu editor.
Reviewer dapat memperhatikan apakah AI digunakan secara bertanggung jawab.
AI tidak boleh digunakan untuk menghasilkan:
Reviewer harus menjaga manuskrip sebagai dokumen rahasia.
Reviewer tidak boleh:
Reviewer tidak diperkenankan mengunggah manuskrip, data mitra, foto, atau bagian substansial artikel ke layanan AI eksternal jika perlindungan kerahasiaannya tidak dapat dipastikan.
AI tidak boleh menggantikan penilaian akademik reviewer.
Reviewer harus mengungkapkan konflik kepentingan apabila memiliki hubungan dengan:
Jika konflik dapat memengaruhi objektivitas, reviewer sebaiknya menolak tugas.
Komentar reviewer harus:
Reviewer harus menghindari komentar yang hanya berbunyi:
“bagus”, “kurang bagus”, atau “perlu diperbaiki”
tanpa penjelasan akademik.
Reviewer boleh menyarankan referensi apabila benar-benar relevan.
Reviewer tidak boleh meminta sitasi karya sendiri atau jurnal tertentu semata-mata untuk meningkatkan sitasi.
Reviewer dapat memberikan rekomendasi:
Rekomendasi reviewer menjadi bahan pertimbangan editor.
Keputusan akhir berada pada Editor in Chief atau editor yang diberi kewenangan.
Rekomendasi ini dapat diberikan apabila artikel secara umum layak tetapi memerlukan perbaikan, misalnya:
Digunakan apabila diperlukan revisi substansial, misalnya:
Naskah dapat dikirim kembali kepada reviewer setelah revisi.
Dapat diberikan apabila artikel memiliki nilai tetapi lebih sesuai dengan:
daripada jurnal Pengabdian kepada Masyarakat.
Penolakan dapat dipertimbangkan apabila:
Penulis harus memberikan tanggapan terhadap komentar reviewer secara sistematis.
Format yang disarankan:
Komentar Reviewer: ...
Tanggapan Penulis: ...
Perubahan yang Dilakukan: ...
Jika suatu saran tidak diterapkan, penulis harus memberikan alasan akademik.
Naskah revisi dapat:
Hal ini bergantung pada tingkat perubahan yang diminta.
Jika terdapat perbedaan signifikan antara dua reviewer, editor dapat menunjuk reviewer ketiga.
Keputusan tidak dibuat hanya berdasarkan jumlah suara, tetapi berdasarkan kualitas penilaian dan bukti akademik.
Keputusan akhir didasarkan pada:
Keputusan akhir berada pada:
Editor in Chief atau editor yang diberi kewenangan.
Keputusan tidak boleh dipengaruhi oleh:
Apabila editor atau anggota Dewan Editorial mengirim artikel ke GOLMAS, mereka:
Alur proses dapat ditampilkan sebagai:
Submission
↓
Initial Editorial Check
↓
PkM Scope & Ethics Check
↓
Similarity Check
↓
Reviewer Assignment
↓
Double-Blind Peer Review
↓
Evaluation of Partner Problem, Intervention, Outcome & Sustainability
↓
Reviewer Recommendation
↓
Editorial Evaluation
↓
Author Revision
↓
Re-evaluation / Re-review
↓
Final Editorial Decision
↓
Copyediting
↓
Production
↓
Publication
Untuk memudahkan Dewan Editorial dan reviewer, inti penilaian GOLMAS dapat diringkas menjadi:
Masalah Mitra → Ketepatan Solusi → Partisipasi → Pelaksanaan → Evaluasi → Outcome → Dampak → Keberlanjutan
Artikel PkM yang hanya berhasil menunjukkan bahwa “kegiatan telah dilaksanakan” belum cukup kuat.
GOLMAS mengutamakan artikel yang mampu menjelaskan apa masalah mitra, apa intervensinya, apa yang berubah, bagaimana perubahan tersebut dievaluasi, dan bagaimana manfaatnya dapat dipertahankan atau direplikasi.
E-Journal Portal Manage by
PT. Golan Digital Kreatif
Jalan Manyar II RT.002 RW.011, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, DKI Jakarta