..:: TEMPLATE JURNAL ::..
|
GOLPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Golan Journal of Islamic Religious Education) mendukung pengelolaan data penelitian yang transparan, etis, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kebijakan ini berlaku terutama untuk penelitian empiris, penelitian pendidikan, penelitian tindakan kelas, penelitian di sekolah, madrasah, pesantren, perguruan tinggi, komunitas, serta penelitian lain yang menggunakan data primer maupun sekunder.
Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa data penelitian:
Data tidak boleh direkayasa, dimanipulasi, dipalsukan, atau dihilangkan secara sengaja untuk menghasilkan kesimpulan tertentu.
Dalam konteks GOLPAI, data penelitian dapat mencakup:
Artikel penelitian dianjurkan mencantumkan Pernyataan Ketersediaan Data apabila relevan.
Contoh apabila data tersedia berdasarkan permintaan:
Ketersediaan Data: Data yang mendukung temuan penelitian ini tersedia dari penulis korespondensi berdasarkan permintaan yang wajar.
Apabila tersedia pada repositori:
Ketersediaan Data: Data penelitian tersedia pada [nama repositori] melalui [tautan/identifier].
Apabila data tidak dapat dibagikan:
Ketersediaan Data: Data penelitian tidak tersedia secara terbuka karena mengandung informasi pribadi, sensitif, atau dibatasi berdasarkan ketentuan etika penelitian.
Apabila tidak terdapat dataset baru:
Ketersediaan Data: Tidak terdapat dataset baru yang dihasilkan atau dianalisis dalam penelitian ini.
GOLPAI mendorong keterbukaan data apabila memungkinkan dan tidak bertentangan dengan:
Data dapat disimpan pada repositori institusi atau repositori penelitian yang sesuai.
Penelitian yang melibatkan siswa, santri, atau mahasiswa harus memberikan perlindungan terhadap data pribadi.
Data seperti:
tidak boleh dipublikasikan secara sembarangan.
Apabila memungkinkan, data harus dianonimkan atau dipseudonimkan.
Apabila penelitian melibatkan peserta yang masih di bawah umur, penulis harus memberikan perhatian khusus terhadap:
Informasi yang dapat mengidentifikasi anak atau remaja tidak boleh dipublikasikan tanpa dasar etik yang memadai.
Data guru, dosen, kepala sekolah, pimpinan madrasah, pengasuh pesantren, atau tenaga kependidikan lainnya juga harus dikelola secara etis.
Jika identitas tidak diperlukan untuk tujuan akademik, penulis dianjurkan menggunakan kode atau anonimisasi.
Apabila penelitian menggunakan data sekolah atau madrasah, penulis harus memastikan bahwa:
Penelitian di pesantren dapat menggunakan data mengenai:
Penggunaan data harus memperhatikan izin institusi, privasi, dan konteks sosial-keagamaan.
Informasi internal pesantren yang bersifat rahasia tidak boleh dipublikasikan tanpa dasar izin yang memadai.
Untuk penelitian berbasis wawancara, penulis harus menjaga kerahasiaan informan.
Identitas dapat disamarkan menggunakan:
Kutipan wawancara harus disajikan secara akurat dan tidak boleh diubah sehingga mengubah makna.
Catatan observasi harus mencerminkan kondisi penelitian yang sebenarnya.
Penulis tidak boleh:
Dalam PTK, data dapat mencakup:
Data harus dilaporkan secara jujur.
Penulis tidak diperkenankan memanipulasi nilai atau hasil untuk menunjukkan bahwa tindakan berhasil.
Untuk penelitian kuantitatif, penulis bertanggung jawab terhadap:
Manipulasi data agar menghasilkan signifikansi tertentu tidak dapat diterima.
Untuk penelitian kualitatif, penulis harus menjaga:
Kutipan informan tidak boleh dipilih secara menyesatkan.
Penggunaan:
harus memperhatikan:
Dokumentasi yang dapat mengidentifikasi anak atau peserta penelitian harus digunakan secara hati-hati.
Data mengenai:
dapat bersifat sensitif.
Penulis harus mempertimbangkan risiko terhadap partisipan sebelum data tersebut dipublikasikan secara terbuka.
Apabila penelitian menggunakan data yang dimiliki pihak lain, penulis wajib:
Data sekunder harus menggunakan sumber yang dapat diverifikasi.
Penulis harus menjelaskan:
Data yang tersedia di internet tidak otomatis bebas digunakan tanpa memperhatikan hak dan ketentuan sumber.
GOLPAI mendorong transparansi terhadap instrumen penelitian apabila memungkinkan, seperti:
Jika instrumen dibuat oleh pihak lain, penulis harus memberikan atribusi dan izin apabila diperlukan.
GOLPAI mendorong penulis memberikan informasi yang cukup agar penelitian dapat dipahami dan, apabila memungkinkan, direplikasi.
Informasi dapat mencakup:
Editor atau reviewer dapat meminta:
apabila diperlukan untuk memverifikasi kualitas atau integritas penelitian.
Data yang diberikan untuk keperluan editorial harus diperlakukan secara rahasia.
Penulis dianjurkan menyimpan data penelitian selama jangka waktu yang wajar setelah publikasi.
Penyimpanan dapat diperlukan untuk:
Data sensitif harus disimpan dengan tingkat keamanan yang sesuai.
Sebelum membagikan data, penulis harus mempertimbangkan penghapusan atau penyamaran informasi yang dapat mengidentifikasi partisipan.
Anonimisasi tidak hanya mencakup nama, tetapi dapat mencakup:
Penulis tidak diperkenankan memasukkan data pribadi atau sensitif peserta penelitian ke layanan AI pihak ketiga tanpa perlindungan yang memadai.
Apabila AI digunakan dalam analisis data, penulis harus mempertimbangkan:
Penggunaan AI secara substansial harus diungkapkan apabila relevan.
Tidak semua data harus tersedia secara terbuka.
Pembatasan dapat diterima apabila berkaitan dengan:
Dalam kondisi tersebut, alasan pembatasan sebaiknya dijelaskan secara singkat.
GOLPAI tidak mentoleransi:
Tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap integritas penelitian.
Apabila terdapat indikasi masalah integritas data, Dewan Editorial dapat meminta:
Berdasarkan hasil evaluasi, tindakan dapat berupa:
Penulis tetap bertanggung jawab penuh terhadap:
Penggunaan perangkat lunak, layanan cloud, AI, atau pihak ketiga tidak mengalihkan tanggung jawab tersebut.
GOLPAI mendukung keterbukaan dan transparansi data penelitian sepanjang tidak bertentangan dengan:
Tujuan kebijakan ini adalah memastikan data penelitian Pendidikan Agama Islam dikelola secara jujur, transparan, aman, etis, dan dapat dipertanggungjawabkan.
E-Journal Portal Manage by
PT. Golan Digital Kreatif
Jalan Manyar II RT.002 RW.011, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, DKI Jakarta