Kebijakan Akses Terbuka

GOLTEO: Jurnal Teologi (Golan Journal of Theology) menerapkan kebijakan akses terbuka (Open Access) terhadap seluruh artikel yang diterbitkan.

Kebijakan ini bertujuan memperluas penyebaran pengetahuan ilmiah di bidang teologi dan studi Kekristenan, meningkatkan akses terhadap hasil penelitian, serta mendorong dialog akademik yang lebih luas antara peneliti, teolog, dosen, mahasiswa, gereja, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

Seluruh artikel yang telah diterbitkan oleh GOLTEO dapat diakses, dibaca, dan diunduh secara bebas tanpa biaya berlangganan melalui situs resmi jurnal.

1. Akses Terbuka Langsung

GOLTEO memberikan akses terbuka secara langsung terhadap seluruh artikel yang diterbitkan.

Artikel tersedia bagi pembaca tanpa:

  • biaya berlangganan;
  • biaya akses artikel;
  • periode embargo;
  • atau kewajiban pembayaran untuk membaca dan mengunduh artikel.

GOLTEO meyakini bahwa akses terbuka terhadap hasil penelitian dapat meningkatkan:

  • penyebaran ilmu pengetahuan;
  • visibilitas karya ilmiah;
  • kolaborasi akademik;
  • pemanfaatan hasil penelitian;
  • dialog teologis;
  • dan kontribusi akademik bagi gereja serta masyarakat.

2. Hak Cipta Penulis

Hak cipta atas artikel yang diterbitkan tetap berada pada penulis (Authors).

Dengan diterbitkannya artikel di GOLTEO, penulis memberikan hak kepada PT Golan Digital Kreatif melalui Golan Publisher untuk:

  • menerbitkan artikel;
  • mendistribusikan artikel;
  • mengarsipkan artikel;
  • menyediakan artikel kepada publik;
  • mendistribusikan metadata;
  • dan mempertahankan versi resmi artikel sebagai bagian dari publikasi GOLTEO.

3. Lisensi Publikasi

Artikel yang diterbitkan dalam GOLTEO menggunakan:

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).

Lisensi ini memungkinkan pengguna untuk:

  • membaca;
  • mengunduh;
  • menyalin;
  • membagikan;
  • mendistribusikan kembali;
  • menerjemahkan;
  • mengadaptasi;
  • dan mengembangkan karya,

sepanjang memenuhi ketentuan lisensi CC BY-SA 4.0.

4. Ketentuan Penggunaan Kembali

Setiap penggunaan kembali artikel wajib:

  • memberikan atribusi yang sesuai kepada penulis;
  • mencantumkan sumber publikasi asli pada GOLTEO;
  • mencantumkan informasi lisensi;
  • memberikan tautan ke lisensi apabila memungkinkan;
  • menunjukkan apabila terdapat perubahan terhadap karya asli;
  • dan menerapkan lisensi yang sama atau kompatibel terhadap karya adaptasi sesuai ketentuan CC BY-SA 4.0.

Penggunaan kembali tidak boleh memberikan kesan bahwa penulis, GOLTEO, atau penerbit mendukung suatu pandangan atau penggunaan tertentu apabila dukungan tersebut tidak pernah diberikan.

5. Hak Penulis untuk Membagikan Artikel

Penulis diperbolehkan menyimpan dan membagikan artikel yang telah diterbitkan melalui:

  • repositori institusi;
  • situs pribadi akademik;
  • profil akademik;
  • jaringan penelitian;
  • perpustakaan digital;
  • lembaga pendidikan;
  • bahan pengajaran;
  • kegiatan akademik;
  • atau media ilmiah lainnya.

Penulis harus tetap mencantumkan informasi mengenai publikasi asli pada GOLTEO.

6. Akses bagi Komunitas Akademik dan Gereja

Kebijakan akses terbuka GOLTEO ditujukan tidak hanya kepada peneliti dan akademisi, tetapi juga kepada:

  • mahasiswa teologi;
  • dosen;
  • pendeta;
  • pelayan gereja;
  • lembaga pendidikan teologi;
  • sekolah tinggi teologi;
  • seminari;
  • gereja;
  • organisasi pelayanan;
  • komunitas Kristen;
  • dan masyarakat umum.

Dengan demikian, penelitian teologi yang diterbitkan dapat lebih mudah digunakan untuk:

  • pengembangan ilmu teologi;
  • pendidikan;
  • pengajaran;
  • penelitian;
  • pelayanan;
  • pengembangan gereja;
  • dan dialog sosial.

7. Akses Terbuka dan Kualitas Akademik

Penerapan Open Access tidak mengurangi standar akademik GOLTEO.

Setiap artikel tetap melalui:

  • pemeriksaan awal editorial;
  • pemeriksaan kesesuaian ruang lingkup;
  • pemeriksaan integritas dan similarity;
  • proses double-blind peer review;
  • revisi;
  • keputusan editorial;
  • copyediting;
  • dan proses produksi.

Akses terbuka berkaitan dengan cara artikel tersedia bagi pembaca, bukan dengan pengurangan standar ilmiah.

8. Akses Terbuka dan Biaya Publikasi

Akses terbuka bagi pembaca tidak identik dengan kebijakan biaya publikasi bagi penulis.

Apabila GOLTEO pada masa mendatang menerapkan Article Processing Charge (APC), kebijakan tersebut akan diumumkan secara terpisah dan transparan melalui halaman Biaya Publikasi.

Terlepas dari kebijakan APC, artikel yang telah diterbitkan tetap tersedia secara terbuka bagi pembaca sesuai kebijakan jurnal.

9. Materi Pihak Ketiga

Lisensi artikel tidak secara otomatis berlaku terhadap seluruh materi pihak ketiga yang terdapat di dalam artikel.

Materi seperti:

  • gambar;
  • foto;
  • tabel;
  • grafik;
  • ilustrasi;
  • dokumentasi gereja;
  • terjemahan tertentu;
  • atau materi berhak cipta lainnya

dapat memiliki ketentuan penggunaan yang berbeda.

Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa materi pihak ketiga digunakan secara sah dan diberi atribusi yang sesuai.

10. Teks Alkitab dan Materi Teologis

Penggunaan teks Alkitab, dokumen gereja, karya teologi, liturgi, himne, atau materi lain harus tetap memperhatikan hak cipta dan ketentuan penggunaan sumber yang bersangkutan.

Status artikel sebagai Open Access tidak berarti seluruh materi yang dikutip di dalam artikel otomatis menjadi bebas hak cipta.

11. Penyimpanan dan Preservasi

Artikel yang diterbitkan akan disimpan dalam sistem Open Journal Systems (OJS) sebagai bagian dari arsip resmi GOLTEO.

Penulis juga diperbolehkan menyimpan versi artikel yang telah diterbitkan pada repositori atau media akademik lain sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

12. Komitmen Penerbit

PT Golan Digital Kreatif melalui Golan Publisher mendukung penyebarluasan pengetahuan ilmiah secara terbuka dengan tetap menghormati:

  • hak cipta penulis;
  • hak moral penulis;
  • hak pihak ketiga;
  • etika publikasi;
  • integritas karya ilmiah;
  • dan ketentuan lisensi.

Kebijakan Open Access merupakan bagian dari komitmen GOLTEO untuk meningkatkan aksesibilitas, visibilitas, pemanfaatan, dan dampak penelitian teologi.