..:: TEMPLATE JURNAL ::..
|
GOLTEO: Jurnal Teologi (Golan Journal of Theology) berkomitmen menjaga independensi, objektivitas, transparansi, dan integritas dalam seluruh proses penelitian, peer review, pengambilan keputusan editorial, dan publikasi ilmiah.
Konflik kepentingan dapat terjadi apabila terdapat hubungan, kepentingan, atau kondisi tertentu yang berpotensi memengaruhi, atau dapat dianggap memengaruhi, objektivitas seseorang dalam melakukan penelitian, menulis artikel, menelaah naskah, atau mengambil keputusan editorial.
Kebijakan ini berlaku bagi penulis, reviewer/Mitra Bestari, editor, Dewan Editorial, dan pihak lain yang terlibat dalam proses penerbitan GOLTEO.
Setiap pihak yang terlibat dalam proses publikasi wajib mengungkapkan potensi konflik kepentingan yang relevan.
Adanya konflik kepentingan tidak selalu berarti terjadi pelanggaran etika. Namun, konflik kepentingan yang tidak diungkapkan dapat mengurangi kepercayaan terhadap independensi penelitian dan proses penerbitan.
GOLTEO menerapkan prinsip:
Konflik kepentingan dapat meliputi:
Penulis wajib mengungkapkan hubungan atau kepentingan yang dapat memengaruhi:
Dalam konteks penelitian teologi, pengungkapan dapat diperlukan apabila penulis memiliki hubungan langsung dengan:
Jika tidak terdapat konflik kepentingan, penulis dapat menggunakan pernyataan:
Penulis menyatakan tidak terdapat konflik kepentingan terkait penelitian dan publikasi artikel ini.
Afiliasi denominasi tidak secara otomatis dianggap sebagai konflik kepentingan.
Penulis tetap dapat meneliti isu yang berkaitan dengan tradisi teologis atau denominasi tertentu.
Namun, afiliasi perlu diungkapkan apabila hubungan tersebut berpotensi memengaruhi:
Konflik kepentingan dapat muncul apabila penulis memiliki posisi seperti:
dalam institusi yang menjadi objek penelitian.
Hubungan tersebut tidak otomatis melarang penelitian, tetapi harus diungkapkan apabila relevan terhadap objektivitas penelitian.
Penulis wajib mengungkapkan sumber pendanaan apabila penelitian memperoleh dukungan finansial atau material.
Informasi dapat mencakup:
Pemberi dana tidak boleh menentukan:
Penelitian yang didanai oleh:
tetap dapat dipublikasikan.
Namun, penulis wajib menjelaskan sumber dukungan tersebut apabila relevan.
Apabila pemberi dana memiliki peran dalam desain, analisis, atau pelaporan hasil, peran tersebut harus diungkapkan.
Reviewer wajib memberikan penilaian secara independen dan objektif.
Reviewer harus mengungkapkan apabila memiliki:
Jika hubungan tersebut dapat memengaruhi objektivitas, reviewer sebaiknya menolak tugas review.
Perbedaan pandangan teologis tidak otomatis menjadi konflik kepentingan.
Reviewer tidak boleh memberikan penilaian negatif hanya karena:
Reviewer harus menilai berdasarkan:
Editor wajib menangani naskah secara objektif dan independen.
Editor tidak boleh menangani naskah apabila memiliki hubungan yang dapat memengaruhi keputusan, misalnya:
Dalam kondisi tersebut, naskah harus dialihkan kepada editor lain yang independen.
Editor in Chief, editor, atau anggota Dewan Editorial diperbolehkan mengirimkan artikel ke GOLTEO selama memenuhi seluruh ketentuan akademik jurnal.
Namun, pihak tersebut:
Penanganan harus dialihkan kepada editor lain yang independen.
Apabila pihak yang terkait dengan PT Golan Digital Kreatif atau Golan Publisher mengirimkan artikel, proses editorial tetap harus dilakukan secara independen.
Hubungan dengan penerbit tidak memberikan hak istimewa terhadap:
Dalam penelitian empiris, peneliti dapat memiliki hubungan langsung dengan informan, misalnya sebagai:
Hubungan tersebut harus diperhatikan karena dapat memengaruhi:
Penulis harus menjelaskan langkah yang dilakukan untuk meminimalkan bias apabila relevan.
Penelitian pastoral dan konseling membutuhkan perhatian khusus karena dapat melibatkan hubungan kepercayaan.
Penulis tidak boleh menggunakan informasi yang diperoleh dalam hubungan pastoral atau konseling tanpa:
Posisi peneliti sebagai pendeta atau konselor juga harus diungkapkan apabila relevan.
Dalam penelitian sejarah gereja, konflik kepentingan dapat muncul apabila penulis:
Hubungan tersebut tidak membatalkan penelitian tetapi harus dipertimbangkan secara transparan dalam analisis.
Reviewer dapat berasal dari denominasi yang sama dengan penulis selama tidak terdapat hubungan yang dapat mengurangi independensi.
Sebaliknya, berasal dari denominasi berbeda juga bukan alasan untuk menolak reviewer sepanjang reviewer mampu memberikan penilaian yang objektif.
Editor harus lebih mempertimbangkan keahlian dan independensi reviewer daripada identitas denominasi semata.
Kemampuan penulis untuk membayar biaya publikasi tidak boleh memengaruhi keputusan editorial.
Apabila pada masa mendatang GOLTEO menerapkan APC:
Informasi mengenai konflik kepentingan akan diperlakukan secara rahasia sejauh memungkinkan.
Namun, informasi tertentu dapat dipublikasikan sebagai pernyataan konflik kepentingan pada artikel apabila relevan untuk transparansi.
Apabila potensi konflik kepentingan ditemukan, Dewan Editorial dapat:
Apabila konflik kepentingan yang signifikan baru diketahui setelah artikel diterbitkan, GOLTEO akan mengevaluasi dampaknya terhadap:
Berdasarkan hasil evaluasi, jurnal dapat menerbitkan:
Keputusan editorial GOLTEO didasarkan pada:
Keputusan tidak boleh dipengaruhi oleh:
PT Golan Digital Kreatif melalui Golan Publisher mendukung independensi Dewan Editorial GOLTEO.
Penerbit tidak boleh memengaruhi penerimaan atau penolakan artikel berdasarkan kepentingan:
Kebijakan konflik kepentingan GOLTEO bertujuan menjaga:
E-Journal Portal Manage by
PT. Golan Digital Kreatif
Jalan Manyar II RT.002 RW.011, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, DKI Jakarta