..:: TEMPLATE JURNAL ::..
|
GOLTEO: Jurnal Teologi (Golan Journal of Theology) berkomitmen menjaga orisinalitas, integritas akademik, dan kejujuran ilmiah dalam setiap artikel yang diterbitkan.
Setiap naskah yang dikirimkan harus merupakan karya asli penulis, belum pernah dipublikasikan dalam bentuk artikel yang sama atau secara substansial sama, dan tidak sedang dalam proses evaluasi pada jurnal lain.
GOLTEO tidak mentoleransi plagiarisme, fabrikasi, falsifikasi, publikasi ganda, maupun bentuk pelanggaran integritas akademik lainnya.
Naskah yang dikirimkan ke GOLTEO dapat diperiksa menggunakan perangkat pemeriksa kesamaan (similarity checker) sebagai bagian dari proses editorial.
GOLTEO menetapkan tingkat kesamaan:
Tidak lebih dari 25% sebagai indikator pemeriksaan awal.
Namun, persentase similarity bukan satu-satunya dasar untuk menentukan plagiarisme.
Editor akan mempertimbangkan:
Dengan demikian, naskah dengan similarity di bawah 25% tetap dapat diperiksa lebih lanjut apabila ditemukan indikasi plagiarisme pada bagian tertentu.
Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa:
Penulis juga bertanggung jawab memastikan bahwa naskah tidak sedang diproses pada jurnal lain.
Plagiarisme dapat mencakup:
Dalam artikel teologi, plagiarisme dapat terjadi melalui penggunaan tanpa atribusi terhadap:
Status suatu sumber sebagai materi keagamaan tidak menghilangkan kewajiban untuk memberikan atribusi akademik.
Kutipan Alkitab harus menyebutkan versi atau terjemahan yang digunakan apabila relevan.
Sebagai contoh:
Yohanes 3:16 (TB)
Penggunaan ayat Alkitab tidak secara otomatis dianggap plagiarisme apabila sumbernya dijelaskan dengan tepat.
Namun, interpretasi, penjelasan, atau analisis terhadap ayat yang berasal dari karya orang lain tetap harus diberikan sitasi.
Penulis tidak diperkenankan mengambil penjelasan dari:
kemudian menyajikannya sebagai hasil interpretasi pribadi tanpa rujukan.
Apabila suatu pemikiran berasal dari penulis atau teolog lain, sumber tersebut harus disebutkan secara jelas.
Apabila artikel menggunakan:
penulis tetap wajib memberikan atribusi apabila materi tersebut berasal dari pihak lain.
Materi yang tersedia secara daring tidak otomatis bebas digunakan tanpa sumber.
Menerjemahkan karya pihak lain dari bahasa asing ke Bahasa Indonesia atau sebaliknya tidak menjadikan karya tersebut sebagai karya asli penulis.
Jika teks, gagasan, atau argumentasi diterjemahkan dari sumber lain, sumber asli tetap harus dicantumkan.
Penggunaan kembali bagian substansial dari karya penulis sendiri yang telah diterbitkan sebelumnya tanpa sitasi atau pengungkapan yang memadai dapat dikategorikan sebagai self-plagiarism.
Penulis wajib memberikan rujukan apabila menggunakan kembali:
dari karya sendiri yang telah dipublikasikan.
Penulis tidak diperkenankan mengirimkan naskah yang sama atau secara substansial sama kepada lebih dari satu jurnal secara bersamaan.
Naskah juga tidak boleh diterbitkan kembali dalam jurnal lain tanpa pengungkapan, izin, dan dasar akademik yang sesuai.
Apabila ditemukan pengiriman atau publikasi ganda, GOLTEO dapat menghentikan proses editorial atau mengambil tindakan lebih lanjut.
Artikel yang dikembangkan dari:
dapat dipertimbangkan untuk publikasi sepanjang artikel dikembangkan secara layak menjadi karya jurnal ilmiah.
Sumber asal penelitian sebaiknya diungkapkan apabila relevan.
Apabila karya akademik sebelumnya tersedia secara publik, penulis harus memastikan bahwa penyusunan artikel tidak sekadar menyalin bagian substansial tanpa penyesuaian dan pengungkapan.
Artikel yang dikembangkan dari makalah konferensi atau prosiding harus memiliki pengembangan yang memadai dan mengikuti ketentuan hak cipta publikasi sebelumnya.
Penulis wajib mengungkapkan apabila bagian penelitian pernah dipresentasikan atau diterbitkan sebelumnya apabila relevan.
Similarity dapat berasal dari bagian yang secara wajar memiliki kesamaan, seperti:
Karena itu, GOLTEO tidak menilai plagiarisme hanya berdasarkan angka persentase keseluruhan.
Editor akan mengevaluasi substansi dan konteks kesamaan.
Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan similarity di atas 25%, editor dapat:
Kesempatan revisi bergantung pada tingkat dan sifat kesamaan yang ditemukan.
Similarity di bawah 25% tidak secara otomatis berarti naskah bebas dari plagiarisme.
Sebagai contoh, satu bagian penting dari artikel dapat memiliki kesamaan sangat tinggi dengan satu sumber tertentu meskipun similarity keseluruhan rendah.
Editor tetap dapat meminta klarifikasi atau revisi.
Penulis dilarang mencantumkan sumber yang:
Seluruh referensi harus dapat diverifikasi.
Penggunaan perangkat AI tidak membebaskan penulis dari tanggung jawab terhadap orisinalitas.
Penulis harus memastikan bahwa AI tidak menghasilkan:
Penulis tetap bertanggung jawab penuh terhadap seluruh isi naskah.
Pemeriksaan plagiarisme dapat dilakukan sebelum naskah diteruskan kepada reviewer.
Apabila ditemukan masalah, editor dapat meminta penulis melakukan perbaikan terlebih dahulu.
Hal ini bertujuan agar reviewer menerima naskah yang telah memenuhi standar dasar integritas akademik.
Apabila reviewer menemukan indikasi plagiarisme, reviewer dapat melaporkannya secara rahasia kepada editor.
Editor akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.
Reviewer tidak dianjurkan menghubungi penulis secara langsung mengenai dugaan pelanggaran tersebut.
Apabila dugaan plagiarisme ditemukan setelah artikel diterbitkan, GOLTEO akan melakukan evaluasi.
Tindakan dapat berupa:
Tingkat tindakan akan disesuaikan dengan sifat dan tingkat pelanggaran.
Sebelum mengambil tindakan serius, penulis akan diberikan kesempatan yang wajar untuk:
Namun, tidak adanya respons tidak menghalangi jurnal mengambil tindakan apabila bukti yang tersedia cukup kuat.
Perbedaan interpretasi Alkitab, doktrin, denominasi, atau pendekatan teologis tidak dianggap sebagai plagiarisme.
Penilaian plagiarisme berkaitan dengan penggunaan karya, gagasan, atau materi pihak lain tanpa atribusi yang memadai, bukan dengan kesamaan atau perbedaan keyakinan teologis.
Berdasarkan tingkat pelanggaran, GOLTEO dapat:
GOLTEO berkomitmen menjaga standar publikasi yang:
PT Golan Digital Kreatif melalui Golan Publisher mendukung Dewan Editorial dalam menangani dugaan plagiarisme secara objektif, adil, dan berbasis bukti.
E-Journal Portal Manage by
PT. Golan Digital Kreatif
Jalan Manyar II RT.002 RW.011, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, DKI Jakarta