..:: TEMPLATE JURNAL ::..
|
GOLTEO: Jurnal Teologi (Golan Journal of Theology) melibatkan Mitra Bestari (peer reviewers) yang memiliki kompetensi akademik dan pengalaman penelitian yang relevan dengan fokus dan ruang lingkup jurnal.
Mitra Bestari memiliki peran penting dalam menjaga kualitas ilmiah, ketepatan metodologi, kekuatan argumentasi, integritas akademik, serta kontribusi artikel terhadap pengembangan ilmu teologi.
GOLTEO menerapkan sistem double-blind peer review, sehingga identitas penulis tidak diinformasikan kepada reviewer dan identitas reviewer tidak diinformasikan kepada penulis selama proses penelaahan.
[Nama Lengkap, Gelar Akademik]
[Program Studi/Departemen], [Nama Institusi], [Negara]
Bidang Keahlian: Teologi, [bidang keahlian lainnya]
ORCID: [tautan ORCID, jika tersedia]
Scopus ID: [ID/tautan, jika tersedia]
Google Scholar: [tautan profil, jika tersedia]
Mitra Bestari bertanggung jawab untuk:
Mitra Bestari GOLTEO dapat berasal dari bidang:
Reviewer dipilih berdasarkan:
GOLTEO mendorong keterlibatan reviewer dari institusi yang beragam untuk memperkuat independensi proses penelaahan.
Reviewer diharapkan menilai artikel berdasarkan:
Reviewer tidak menilai berdasarkan kesesuaian artikel dengan preferensi denominasi pribadi.
Untuk artikel biblika, reviewer dapat menilai:
Reviewer harus membedakan antara perbedaan interpretasi akademik dan kesalahan metodologis.
Untuk artikel teologi sistematika, reviewer dapat mempertimbangkan:
Untuk artikel sejarah gereja atau teologi historis, reviewer dapat menilai:
Untuk penelitian teologi praktis, pastoral, gereja, atau masyarakat, reviewer dapat mengevaluasi:
GOLTEO menghormati keberagaman perspektif dalam Kekristenan.
Reviewer tidak diperkenankan memberikan rekomendasi negatif hanya karena:
Penilaian harus berdasarkan kualitas akademik dan argumentasi ilmiah.
Reviewer wajib:
Naskah yang sedang dalam proses review merupakan dokumen rahasia.
Reviewer tidak diperkenankan:
AI tidak boleh menggantikan pertimbangan akademik reviewer.
Reviewer tetap bertanggung jawab terhadap:
Reviewer juga harus menghindari memasukkan materi rahasia naskah ke layanan AI yang tidak menjamin perlindungan data.
Reviewer harus mengungkapkan apabila memiliki hubungan dengan:
Konflik juga dapat berupa:
Reviewer yang berasal dari denominasi yang sama maupun berbeda tetap dapat melakukan review selama mampu menjaga objektivitas.
Hubungan denominasi tidak otomatis menjadi konflik kepentingan.
Namun, jika reviewer memiliki keterlibatan langsung dengan organisasi yang menjadi objek penelitian, reviewer harus mengungkapkannya kepada editor.
Reviewer diberikan waktu sekitar:
Jika reviewer membutuhkan tambahan waktu, reviewer diharapkan menghubungi editor.
Reviewer dapat memberikan rekomendasi seperti:
Rekomendasi tersebut menjadi bahan pertimbangan bagi editor.
Keputusan akhir tetap berada pada Editor in Chief dan/atau editor yang berwenang.
Komentar reviewer sebaiknya:
Reviewer sebaiknya tidak hanya menuliskan “tidak baik” atau “kurang kuat” tanpa memberikan penjelasan yang memadai.
Apabila reviewer menemukan indikasi:
reviewer harus melaporkannya secara rahasia kepada editor.
Reviewer tidak dianjurkan menghubungi penulis secara langsung mengenai dugaan tersebut.
E-Journal Portal Manage by
PT. Golan Digital Kreatif
Jalan Manyar II RT.002 RW.011, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, DKI Jakarta