..:: TEMPLATE JURNAL ::..
|
GOLTEO: Jurnal Teologi (Golan Journal of Theology) berkomitmen menjaga integritas akademik, kualitas ilmiah, objektivitas, transparansi, dan etika dalam seluruh proses penerbitan.
Kebijakan etika publikasi ini berlaku bagi penulis, reviewer/Mitra Bestari, editor, Dewan Editorial, dan penerbit, serta mencakup penelitian teologi, studi biblika, penelitian gerejawi, kajian historis, penelitian sosial-keagamaan, dan penelitian empiris yang melibatkan individu maupun komunitas.
Editor bertanggung jawab untuk:
Keputusan editorial tidak boleh didasarkan pada:
Reviewer wajib memberikan penilaian secara objektif, konstruktif, profesional, dan berdasarkan pertimbangan akademik.
Reviewer bertanggung jawab untuk:
Reviewer tidak diperkenankan menggunakan ide, data, argumen, atau materi dari naskah yang belum diterbitkan untuk kepentingan pribadi.
Penulis bertanggung jawab terhadap seluruh isi naskah yang dikirimkan.
Penulis wajib memastikan bahwa:
Nama penulis hanya boleh dicantumkan apabila individu tersebut memberikan kontribusi akademik yang substansial terhadap penelitian dan penyusunan artikel.
Kontribusi dapat berupa:
Individu yang hanya memberikan dukungan administratif, teknis, finansial, atau fasilitas tidak otomatis memenuhi kriteria sebagai penulis.
GOLTEO tidak mentoleransi plagiarisme.
Penulis wajib memberikan atribusi terhadap:
Penggunaan sumber tanpa pengakuan yang memadai dapat dianggap sebagai pelanggaran etika publikasi.
Artikel teologi dapat menggunakan kutipan dari Alkitab sesuai kebutuhan akademik.
Penulis harus:
Penggunaan teks Alkitab harus ditempatkan dalam konteks analisis ilmiah sesuai pendekatan penelitian yang digunakan.
Penulis wajib memberikan rujukan yang tepat terhadap:
Sumber harus dapat diverifikasi dan digunakan sesuai konteks aslinya.
Kajian biblika harus menjelaskan pendekatan ilmiah yang digunakan, misalnya:
Penulis harus membedakan secara jelas antara:
Interpretasi tidak boleh disajikan seolah-olah menjadi satu-satunya pandangan yang sah apabila terdapat perdebatan akademik yang relevan.
GOLTEO menghormati keberagaman tradisi Kristen dan denominasi.
Perbedaan pandangan mengenai:
harus dibahas dengan bahasa akademik dan menghormati pihak lain.
Artikel yang mengandung penghinaan, stereotip, serangan personal, atau diskriminasi terhadap tradisi keagamaan tertentu tidak sesuai dengan etika publikasi GOLTEO.
Penelitian yang dilakukan dalam konteks:
harus memperhatikan etika penelitian.
Penulis harus memperoleh izin institusional apabila diperlukan dan menjelaskan hubungan peneliti dengan lokasi atau komunitas penelitian apabila hubungan tersebut relevan terhadap interpretasi hasil.
Penelitian empiris yang melibatkan manusia harus menghormati:
Penulis harus menjelaskan proses persetujuan partisipan apabila relevan.
Untuk penelitian yang memerlukan persetujuan etik formal, informasi mengenai lembaga pemberi persetujuan dapat dicantumkan dalam artikel.
Penelitian pastoral atau konseling dapat menggunakan data yang sangat sensitif.
Penulis harus memberikan perlindungan khusus terhadap informasi seperti:
Informasi yang dapat mengidentifikasi individu tidak boleh diterbitkan tanpa dasar etik dan izin yang sesuai.
Kutipan wawancara harus:
Penulis tidak boleh memilih atau memanipulasi kutipan secara menyesatkan untuk mendukung kesimpulan yang telah ditentukan sebelumnya.
Penulis dilarang melakukan:
Data yang dilaporkan harus sesuai dengan hasil penelitian sebenarnya.
Naskah yang dikirimkan ke GOLTEO tidak boleh sedang diajukan atau dievaluasi pada jurnal lain.
Penulis tidak diperkenankan menerbitkan artikel yang sama atau secara substansial sama pada lebih dari satu jurnal tanpa pengungkapan yang memadai.
Penggunaan kembali bagian substansial dari karya penulis sendiri yang telah diterbitkan sebelumnya harus disertai sitasi dan pengungkapan yang sesuai.
Hal ini juga berlaku untuk penggunaan ulang:
Penulis, reviewer, dan editor wajib mengungkapkan konflik kepentingan yang relevan.
Dalam konteks GOLTEO, konflik kepentingan dapat berkaitan dengan:
Hubungan denominasi tidak otomatis menjadi konflik kepentingan, tetapi perlu diungkapkan apabila dapat memengaruhi objektivitas.
Penulis harus mengungkapkan sumber pendanaan apabila penelitian memperoleh dukungan dari:
Sumber pendanaan tidak boleh menentukan hasil atau kesimpulan penelitian.
Foto atau dokumentasi kegiatan gereja, ibadah, pelayanan, misi, komunitas, atau peserta penelitian hanya boleh digunakan dengan memperhatikan:
Dokumentasi tidak boleh digunakan dengan cara yang merendahkan, menyesatkan, atau membuka identitas pihak yang seharusnya dilindungi.
AI tidak dapat dicantumkan sebagai penulis.
Apabila AI digunakan secara substansial untuk:
penggunaannya harus diungkapkan secara transparan apabila relevan.
Penulis tetap bertanggung jawab penuh terhadap:
AI tidak boleh digunakan untuk membuat referensi, data, kutipan, atau informasi fiktif.
Reviewer dan editor wajib menjaga kerahasiaan seluruh materi yang belum diterbitkan.
Naskah tidak boleh:
Apabila penulis menemukan kesalahan penting setelah artikel diterbitkan, penulis wajib segera menghubungi Dewan Editorial.
Berdasarkan tingkat kesalahan, jurnal dapat melakukan:
GOLTEO akan menindaklanjuti dugaan:
Dewan Editorial dapat meminta:
Apabila pelanggaran ditemukan setelah publikasi, GOLTEO dapat menerbitkan:
Pencabutan artikel tidak dilakukan hanya karena adanya perbedaan teologis atau denominasi.
PT Golan Digital Kreatif melalui Golan Publisher mendukung independensi Dewan Editorial dalam menjalankan proses akademik.
Penerbit tidak boleh memengaruhi keputusan penerimaan atau penolakan artikel berdasarkan:
GOLTEO berkomitmen menjaga publikasi ilmiah yang:
E-Journal Portal Manage by
PT. Golan Digital Kreatif
Jalan Manyar II RT.002 RW.011, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, DKI Jakarta