..:: TEMPLATE JURNAL ::..
|
GOLTEO: Jurnal Teologi (Golan Journal of Theology) merupakan jurnal ilmiah peer-reviewed dan open access yang diterbitkan oleh PT Golan Digital Kreatif melalui Golan Publisher.
GOLTEO menerima artikel ilmiah dalam bidang teologi, studi biblika, teologi sistematika, teologi praktis, sejarah gereja, misiologi, etika Kristen, pastoral, studi Kekristenan, serta kajian interdisipliner yang relevan.
Naskah harus merupakan karya ilmiah orisinal, belum pernah dipublikasikan, dan tidak sedang diproses pada jurnal atau penerbit lain.
Naskah dapat ditulis dalam:
Bahasa yang digunakan harus bersifat ilmiah, jelas, sistematis, dan sesuai dengan kaidah akademik.
Penulis bertanggung jawab atas tata bahasa, ejaan, keterbacaan, konsistensi istilah teologis, serta ketepatan penggunaan istilah bahasa asing.
Judul artikel harus:
Judul sebaiknya menunjukkan objek kajian, permasalahan, pendekatan, atau kontribusi utama artikel.
Informasi penulis meliputi:
Seluruh penulis harus memiliki kontribusi akademik yang nyata terhadap penelitian dan penulisan artikel.
Karena GOLTEO menerapkan double-blind peer review, file yang digunakan untuk proses review harus dianonimkan apabila sistem editorial mensyaratkannya.
Identitas lengkap penulis tetap dimasukkan dalam metadata OJS.
Artikel harus memiliki abstrak dalam:
Abstrak terdiri atas 100–250 kata dan ditulis dalam satu paragraf.
Abstrak sebaiknya memuat:
Abstrak tidak dianjurkan memuat kutipan atau referensi.
Setiap abstrak diikuti 3–5 kata kunci.
Pendahuluan harus memberikan dasar akademik yang jelas terhadap penelitian.
Bagian ini dapat mencakup:
Pendahuluan tidak cukup hanya menjelaskan bahwa suatu tema “penting untuk dibahas”, tetapi harus menunjukkan mengapa penelitian tersebut diperlukan secara akademik.
Apabila diperlukan, artikel dapat memiliki bagian khusus Tinjauan Pustaka, Landasan Teori, atau Kerangka Teoretis.
Bagian ini dapat mencakup:
Tinjauan pustaka tidak boleh hanya berupa kumpulan kutipan, tetapi harus menunjukkan hubungan antarsumber dan posisi penelitian.
Setiap artikel penelitian harus menjelaskan metode atau pendekatan akademik yang digunakan.
GOLTEO menerima antara lain:
Metode harus sesuai dengan tujuan penelitian dan memungkinkan pembaca memahami bagaimana kesimpulan diperoleh.
Untuk penelitian biblika atau eksegesis, penulis harus menjelaskan pendekatan yang digunakan.
Pendekatan dapat berupa:
Artikel sebaiknya menjelaskan:
Interpretasi Alkitab harus dibedakan dari opini pribadi.
Apabila artikel menggunakan istilah:
penulis harus menggunakan istilah secara tepat dan konsisten.
Transliterasi atau karakter asli dapat digunakan sesuai kebutuhan akademik dan template jurnal.
Makna suatu istilah tidak sebaiknya ditentukan hanya berdasarkan kamus sederhana tanpa mempertimbangkan:
Penulis harus menyebutkan versi atau terjemahan Alkitab yang digunakan apabila relevan.
Contoh:
Yohanes 3:16 (TB)
atau sesuai ketentuan template jurnal.
Apabila beberapa terjemahan dibandingkan, masing-masing versi harus disebutkan dengan jelas.
Penggunaan kutipan Alkitab harus proporsional dan mendukung analisis, bukan menggantikan argumentasi ilmiah.
Artikel teologi sistematika harus memiliki:
Kajian doktrinal tidak cukup hanya mengumpulkan ayat atau pendapat tokoh tanpa analisis akademik.
Penelitian historis harus memperhatikan:
Penulis harus membedakan antara:
Untuk penelitian teologi praktis, pelayanan, misiologi, kepemimpinan gereja, pastoral, atau penelitian empiris lainnya, metode harus menjelaskan:
Penelitian harus menghubungkan temuan empiris dengan landasan teologis yang relevan.
Jika penelitian dilakukan pada:
penulis harus menjelaskan konteks penelitian secara memadai.
Izin penelitian harus diperoleh apabila diperlukan.
Hubungan peneliti dengan institusi atau komunitas penelitian juga perlu diungkapkan apabila dapat memengaruhi interpretasi hasil.
Penelitian pastoral dan konseling harus memberikan perhatian khusus terhadap:
Identitas partisipan harus dilindungi apabila pengungkapan identitas dapat menimbulkan risiko.
Bagian hasil menyajikan temuan secara jelas, sistematis, dan sesuai metode.
Hasil dapat berupa:
Bagian hasil tidak boleh memuat data yang direkayasa atau dipilih secara menyesatkan.
Pembahasan harus:
Untuk kajian teologi, pembahasan harus menunjukkan argumentasi, bukan hanya deskripsi.
Kesimpulan harus:
Kesimpulan tidak sebaiknya berubah menjadi khotbah, ajakan devotional, atau pernyataan normatif yang tidak didukung hasil penelitian.
GOLTEO menerima perbedaan pandangan teologis dan denominasi sepanjang artikel disusun secara ilmiah.
Penulis harus:
Artikel tidak dinilai berdasarkan kesesuaian dengan denominasi tertentu.
Bagian Acknowledgement/Ucapan Terima Kasih dapat digunakan untuk menyebutkan pihak yang memberikan bantuan tetapi tidak memenuhi kriteria sebagai penulis.
Sumber pendanaan juga dapat dicantumkan pada bagian ini atau bagian khusus sesuai template.
Penulis harus menyatakan konflik kepentingan apabila ada.
Jika tidak terdapat konflik kepentingan, dapat digunakan:
Penulis menyatakan tidak terdapat konflik kepentingan terkait penelitian dan publikasi artikel ini.
Hubungan dengan gereja, denominasi, lembaga pelayanan, atau sponsor perlu diungkapkan apabila berpotensi memengaruhi objektivitas penelitian.
Artikel empiris dianjurkan mencantumkan Pernyataan Ketersediaan Data.
Contoh:
Data yang mendukung temuan penelitian ini tersedia dari penulis korespondensi berdasarkan permintaan yang wajar.
Untuk data pastoral, konseling, wawancara sensitif, atau data rahasia gereja, data tidak harus tersedia secara terbuka apabila terdapat alasan etis atau privasi.
GOLTEO menggunakan APA Style 7th Edition sebagai standar umum referensi.
Daftar pustaka harus:
Penulis dianjurkan menggunakan:
atau aplikasi manajemen referensi lainnya.
Penulis dianjurkan tidak bergantung hanya pada:
Untuk argumentasi utama, prioritaskan:
Ketentuan umum:
Apabila terdapat perbedaan antara panduan umum ini dengan ketentuan teknis pada template, template resmi GOLTEO menjadi acuan utama.
Tabel dan gambar harus:
Foto kegiatan gereja, pelayanan, atau peserta penelitian harus memperhatikan izin, privasi, serta hak cipta.
Setiap naskah harus memiliki orisinalitas yang dapat dipertanggungjawabkan.
GOLTEO menggunakan tingkat kesamaan tidak lebih dari 25% sebagai indikator pemeriksaan awal.
Namun, angka similarity tidak menjadi satu-satunya dasar untuk menentukan plagiarisme.
Editor akan mempertimbangkan:
AI dapat digunakan sebagai alat bantu secara bertanggung jawab.
AI tidak dapat dicantumkan sebagai penulis.
Penggunaan AI secara substansial harus diungkapkan.
Penulis wajib memverifikasi:
Penulis tidak boleh menggunakan AI untuk menghasilkan:
Naskah dikirim melalui sistem Open Journal Systems (OJS) GOLTEO.
Penulis wajib:
Sebelum dikirim ke reviewer, editor dapat melakukan pemeriksaan terhadap:
Naskah yang tidak memenuhi persyaratan dasar dapat dikembalikan kepada penulis sebelum proses peer review.
E-Journal Portal Manage by
PT. Golan Digital Kreatif
Jalan Manyar II RT.002 RW.011, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, DKI Jakarta