Amanat Agung Di Ruang Virtual: Strategi Penginjilan Digital Berdasarkan Matius 28:19-20 Di Era Media Sosial
Keywords:
Amanat Agung, penginjilan digital, media sosial, Matius 28:19-20, strategi misiAbstract
Amanat Agung dalam Matius 28:19-20 merupakan dasar teologis utama pelaksanaan misi dan penginjilan gereja sepanjang zaman. Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah mengubah cara Injil disampaikan dan diterima oleh masyarakat masa kini, sehingga gereja perlu menafsirkan kembali perintah tersebut dalam konteks ruang virtual. Penelitian ini bertujuan mengkaji makna Amanat Agung bagi penginjilan digital serta merumuskan strategi penginjilan yang relevan bagi gereja masa kini di tengah pertumbuhan pesat media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yaitu menelaah teks Matius 28:19-20 secara eksegetis lalu mengaitkannya dengan realitas praktik penginjilan melalui media sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa empat unsur dalam Amanat Agung, yaitu pergi, menjadikan murid, membaptis, dan mengajar, tetap relevan diterapkan di ruang digital dengan penyesuaian pada metode, media, dan pendekatan komunikasi, tanpa mengurangi esensi dan otoritas Injil itu sendiri. Penelitian ini merekomendasikan agar gereja dan lembaga pendidikan teologi turut membekali jemaat dengan literasi digital sebagai bagian dari pelaksanaan misi Amanat Agung di era media sosial
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 GOLTEO: Jurnal Teologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.